Pelantikan 83 Pengurus RT/RW di Pamoyanan: Meneguhkan “Ujung Tombak” Pelayanan Warga

CIANJURbidikhukumnews.com Sebanyak 83 pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, resmi dilantik untuk masa bakti 2026-2029. Prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Kelurahan Pamoyanan, Kamis (2/4/2026), ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan momentum strategis untuk merevitalisasi peran pemerintahan tingkat akar rumput.

Pelantikan ini menjadi penanda babak baru kepemimpinan lokal yang diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks, mulai dari administrasi kependudukan hingga mitigasi bencana.

Camat Cianjur, Saripudin, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa regenerasi kepengurusan ini harus dimaknai sebagai suntikan energi baru. Menurutnya, RT dan RW adalah “ujung tombak” pemerintahan yang memiliki posisi paling strategis karena berada di garis terdepan interaksi dengan masyarakat.

“Pelantikan ini jangan dilihat sebagai seremonial biasa. Ini adalah proses regenerasi dari kepengurusan lama ke kepengurusan baru. Saudara-saudara adalah garda terdepan dalam pelayanan administrasi kependudukan dan respons cepat terhadap persoalan mendasar warga,” ujar Camat Saripudin dengan tegas.

Ia mencontohkan, dalam situasi krusial seperti kebakaran, bencana alam, hingga merebaknya kenakalan remaja, kehadiran dan kecepatan aksi seorang ketua RT/RW adalah faktor penentu.

“Tugas bapak dan ibu semua sangat strategis. Setelah ada koordinasi dari tingkat RW, permasalahan akan kami sambungkan ke tingkat kecamatan untuk segera ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pamoyanan, Irman Ruslandi, S.STP., M.Si., melaporkan bahwa seluruh pengurus yang dilantik merupakan hasil dari mekanisme pemilihan serentak yang berlangsung aman dan partisipatif pada Februari lalu. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pemilihan tingkat kelurahan dan seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan pesta demokrasi di tingkat lingkungan.

“Alhamdulillah, pemilihan ketua RT dan RW di Kelurahan Pamoyanan berjalan dengan aman, damai, dan lancar. Tidak ada hambatan berarti, dan seluruh proses telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Ini bukti kedewasaan demokrasi kita hingga level terbawah,” ungkap Lurah Irman.

Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru, Lurah Irman menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, para ketua RT dan RW diminta segera menyesuaikan diri dan membangun sinergi yang solid dengan aparatur kelurahan. Kedua, mereka harus menjadi pendengar yang baik bagi warga sekaligus jembatan informasi yang tidak bias antara masyarakat dan pemerintah.

“Mulai hari ini, saya harap bapak dan ibu dapat langsung bekerja. Jadilah pelopor dalam menjaga keamanan, ketentraman lingkungan, serta responsif terhadap setiap dinamika sosial,” pesan Irman.

Harapan besar kini tersemat pada pundak 83 pengurus baru. Mereka diyakini mampu membawa Kelurahan Pamoyanan menjadi wilayah yang lebih maju, aman, dan nyaman, serta memperkuat modal sosial di tengah masyarakat selama tiga tahun ke depan. Dengan semangat kebersamaan yang mewarnai prosesi pelantikan hari ini, publik menanti bukti nyata dari setiap janji pelayanan yang telah diucapkan.

HDS/Jib

bidikhukumnews.com