KH. Deden Ketua PCNU Cianjur Kecewa Akibat Kegiatan Hari Santri Tidak di Izinkan di Alun-alun
Cianjur – bidikhukumnews.com
PCNU kabupaten Cianjur menggelar acara pawai santri Nasional. Kegiatan tersebut belangsung sangat meriah sehingga membuat seluruh santri yang terlibat dalam kegiatan menjadi bahagia dan penuh suka cita. Acara diawali start dari lapang prawatasari joglo dan finis di alun-alun Cianjur, Selasa (22/10/2024)
KH. Endang Badruzaman Koordinator Pawai sekaligus Ketua RMI NU menuturkan, Hari santri sekarang kita membagi menjadi 5 zona, mulai dari 6 Oktober di zona 5 dulu dan terakhir sekarang zona 2 yang diadakan di Al – Itihad, pawai hari santri ini menjadi agenda tahunan dan hari santri tahun ini merupakan ke 9 yang diketuk oleh presiden Jokowi, kami atas nama koordinator pawai hari santri Nasional sangat bangga dengan adanya kegiatan ini, karena membuat santri bahagia, bisa belajar terus di pesantren,” tuturnya.
” Pawai hari ini diikuti oleh 120 lembaga, masing lembaga ada yang mengirimkan 50 orang peserta ada juga lebih banyak dari itu, seperti pesantren Al Uzlah mengirimkan sebanyak 1200 orang peserta dan keseluruhan mencapai 20.000 orang peserta, yang diawali start dari lapang Prawatasari joglo dan finis di alun-alun Cianjur. Harapan kedepan semoga santri dan pondok pesantren terus jaya dan menjadi kader-kader penerus Bangsa dan hari santri bisa terus dilaksanakan di Cianjur ini,” harap KH. Endang.
KH. Deden Ketua PCNU Kabupaten Cianjur mengatakan, Alhamdulillah hari ini bisa menggelar karnaval hari santri Nasional yang ke-9, kami sangat menghormati pihak Pemda, walaupun tidak memberikan ijin untuk dilaksanakan di alun-alun, karena memang yang saya dengar alasannya karena sedang ada pembangunan di alun-alun Cianjur ini, saya menyayangkan kenapa selama dua tahun kebelakang kita selalu mengadakan bazar UMKM di alun-alun ini, tapi tahun ini tidak bisa, tapi ga apa-apa, bagi kami ini hal yang wajar. Penolakan ini sampainya ke kami cukup mendadak, sekitar kurang lebih satu minggu sampai hari ini. Padahal ini adalah pesta santri, pesta rakyat, harusnya kalau tidak diijinkan minimal dalam waktu satu bulan sebelumnya sudah diinformasikan pada kami,” kata KH. Deden
” Padahal ada beberapa pelaku UMKM sudah ada yang ngasih DP ke panitia, jadi dengan tidak adanya ijin kegiatan hari santri di alun-alun Cianjur ini mereka sangat kecewa, namun untuk urusan bazar ini masih kita upayakan, kemungkinan pindah lokasi ke Hypermart atau tempat lainnya. Sementara untuk puncak acara nanti malam akan dilaksanakan di pondok pesantren Al – Itihad dan akan mengadakan tabligh Akbar sekaligus akan memberikan hadiah – hadiah, karena kita mengadakan perlombaan di 5 zona yang dimulai dari 1 Oktober, selain itu kita juga mengadakan lomba kampung NU termasuk barusan juga pawai santri kita akan berikan hadiah, nanti malam di Pondok pesantren Al – Itihad,” kata KH. Deden.
Salwa Tunisa pengasuh pondok putri Al Uzlah berujar, dari pondok pesantren Al – Uzlah sengaja mengirimkan 1200 orang peserta pada pawai hari santri ini, sebetulnya jumlah santri itu sebanyak 1500 orang, yang ikut pawai 1200 orang dan selebihnya mengikuti upacara di kecamatan Pacet. Mudah-mudahan santri semakin terdepan, wawasannya semakin tinggi dan santri Al Uzlah semakin banyak serta ilmunya semakin barokah dan bermanfaat,” ujar Salwa.
HDS/Najib








