Hari Bumi bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum refleksi bersama bagi semua untuk meneguhkan kembali komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Oleh karena itu bertepatan dengan Peringatan Hari Bumi pada 22 April 2026 ini, Keluarga Besar SMA Negeri 9 Kota Bogor merawat bumi dengan menanam pohon-pohon penghijauan yang ada lingkungan sekolah.
Kepala sekolah,” Rini Listari. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk edukasi sekaligus implementasi arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait kepedulian lingkungan dan penguatan karakter siswa.
“Dalam peringatan Hari Kartini, kami mengadakan berbagai lomba untuk siswa. Sementara bertepatan dengan Hari Bumi, kami melaksanakan kegiatan penanaman pohon yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12 serta para guru,” ujarnya.
Tari selaku panitia hari bumi menuturkan kalau di sekolah sebagai ruang tumbuh generasi muda yang harus memiliki tanggung jawab moral untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini, bukan hanya dalam bentuk pengetahuan, tetapi juga melalui kebiasaan dan budaya sehari-hari.
“Sebanyak 30 pohon cemara ditanam di lingkungan sekolah. Setiap pohon diberi label sesuai dengan kelas maupun guru yang menanam sebagai bentuk tanggung jawab dalam perawatan ke depannya.” Tuturnya
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan sejak dini, sekaligus menjadi kenangan yang bermakna di masa depan.
Kris Michael selaku Ketua Panitia Siswa menegaskan, seluruh kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sekaligus menanamkan nilai kesetaraan gender kepada para siswa sejak dini.
Selain itu, peringatan Hari Kartini diisi dengan berbagai lomba edukatif, seperti pembuatan poster manual, fashion show bertema Kartini, lomba debat tentang kesetaraan gender, serta permainan tradisional.
Ketua panitia kegiatan Kartini, Wahyudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini kepada para siswa.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memahami pentingnya kesetaraan gender, di mana laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kompetensi,” jelasnya.
Dalam pesannya, kepala sekolah mengajak para siswi untuk menjadi generasi penerus yang cerdas dan berakhlak serta berani memimpin. Sementara itu, siswa laki-laki diharapkan mampu berkolaborasi dan mendukung terciptanya kesetaraan demi kemajuan bangsa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, memiliki semangat kebangsaan, serta menjunjung tinggi nilai kesetaraan.
Pihak sekolah juga menekankan bahwa seluruh siswa memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam.
Kepala SMA Negeri 9 Kota Bogor didampingi para Waka, secara simbolis menanam pohon bersama-sama perwakilan kelas.
Repoter: ( Jhon )

