Acara Maulid Nabi di Garisul Meriah, KNPI Jasinga Bawa Dongdang Kreasi Perahu Layar

Bogorbidikhukumnews.com

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Garisul, RW 05, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, berlangsung semarak. Warga tidak hanya mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga mempertahankan tradisi pawai dongdang sebagai ruang mempererat kebersamaan.

Pawai dongdang yang digelar pada Minggu (20/9) tersebut diikuti oleh lima RT di Kampung Garisul. Masing-masing RT membawa dongdang yang dihias dengan beragam kreasi sebelum diarak bersama menuju lokasi kegiatan Maulid Nabi.

Menariknya, kegiatan tersebut turut diikuti Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Jasinga. Ketua PK KNPI Jasinga Ama Dery bersama Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Abdul Napis, jajaran pengurus dan anggota ikut membawa satu dongdang berbentuk perahu layar.

Dongdang tersebut dihiasi aneka makanan ringan, buah-buahan hingga kue tradisional berupa opak.

Ketua PK KNPI Jasinga Ama Dery mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam pawai dongdang merupakan bentuk penghormatan kepada panitia sekaligus upaya untuk ikut meramaikan kegiatan masyarakat.

“Sekitar satu minggu lalu kita diinformasikan bahwa ada undangan untuk menghadiri acara Maulid. Dari rangkaian itu ada pawai dongdang, maka kita berinisiatif ikut mengirimkan dongdang juga untuk meramaikan dan membersamai,” kata Dery, Selasa (22/9).

Menurutnya, pawai dongdang tidak sebatas menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Maulid Nabi. Di dalamnya terdapat nilai sosial berupa kekompakan dan semangat gotong royong yang masih dipelihara masyarakat.

Dery menilai, antusiasme setiap RT dalam membuat dan membawa dongdang menunjukkan bahwa tradisi kebersamaan di tengah masyarakat masih terjaga.

“Bukan sekadar dongdangnya saja, tetapi makna gotong royong yang memiliki nilai. Dari setiap RT mengirimkan dongdang, artinya nilai-nilai seperti ini harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan moto PK KNPI Jasinga, yakni “Bengkung Ngariung, Bongkok Ngaronyok”, yang menggambarkan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai keadaan.

Sementara itu, Ketua MPI PK KNPI Jasinga Abdul Napis mengatakan keterlibatan organisasi kepemudaan dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya KNPI untuk hadir secara langsung di tengah warga.

Ia menyebut, sejak pelaksanaan Muscam pada Januari 2026, PK KNPI Jasinga telah menjalankan berbagai kegiatan dengan menyasar sejumlah desa di Kecamatan Jasinga.

“Kegiatan-kegiatan PK KNPI hari ini langsung bergerak di masyarakat. Puluhan kegiatan telah dilaksanakan semenjak setelah Muscam di bulan Januari lalu. Kita sudah beberapa kali berkeliling di desa-desa, walaupun belum semuanya,” kata Abdul.

Menurutnya, kehadiran KNPI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya terlihat dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Intinya KNPI hari ini ingin tampil beda, yang pasti berdaya, berdampak dan bermanfaat,” pungkasnya.

Reporter: D. Candra