DESA CIWALEN KECAMATAN SUKARESMI, CIANJUR,BERIKAN SANTUNAN KEPADA ANAK YATIM DAN JOMPO DALAM RANGKA GEBYAR MUHARAM 1445 H.

 

Cianjur // Bidikhukum.news.com/  Dalam rangka peringatan bulan muharam yang merupakan tahun baru islam yang jatuh pada tanggal 19 juli / 1 Muharam 1445 H, serta peringgatan malam Asyura pada malam 10 muharam,yang di peringgati oleh agama islam di mana umat muslim di tanggal Asyura tanda sukur umat muslim. Pada nabi musa AS di selamatkan ALLAH dari kejaran Firaun,selain memanjatkan doa umat muslim sering memberikan sodakoh kepada anak yatim,orang kurang mampuh,serta jompo sebagai tanda sukur kepada ALLAH SWT.

Memaknai dan memperingati bulan muharam tahun ini pemerintah desa Ciwalen kecamatan Sukaresmi, Cianjur, bersama tokoh masyarakat,memberi santunan kepada para anak yatim dan para jompo yang ada di wilayah desa Ciwalen. Menurut Budi Yanto,selaku kepala desa Ciwalen,bahwa kigiyatan gebyar muharam salah satu sukur kepada ALLAH SWT yang di lakukan oleh para perangkat desa Ciwalen dan tokoh masyarakat desa Ciwalen,dengan cara memberikan santunan kepada anak yatim dan jompo.”dana dalam kegiyatan gebyar muharam ini murni sumbangan dari seluruh perangkat desa Ciwalen dan tokoh masyarakat desa,kata kepala desa Ciwalen.

Apa yang di katakan kepala desa di benarkan oleh Herman selaku panitia acara gebyar muharam,saat di wawancarai wartawan, menurutnya pemerintah desa tidak menggarkan kegiyatan ini,angaran untuk santunan anak yatim dan jompo di desa Ciwalen bersumber dari sumbangan kepala desa peribadi, para perangkat desa Ciwalen, dan tokoh masyarakat,ujar ketua panitia acara.

Lanjut Herman dalam gebyar Muharam tahun ini pihaknya memberikan santunan sebanyak 178 anak yatim dan 62 jompo yang ada di wilayah desa Ciwalen, santunan yang di serakan kepada jombo selain sembako,santunan berupa uang,santunan yang di berikan minimalnya bisa membantu bagi para penerima santunan di bulan Muharam tahun ini papar ketua panitia.

“kami selaku perangkat desa Ciwalen sanggat,bersukur bisa sedikit membantu,untuk para anak yatim dan jompo yang ada wilayah desa,sekalipun sumbanga dari para perangkat tidak sebarapa, namun sukur dan ke ihklassan kami atas rejeki yang kita dapatkan,sehingga kami bisa sedikit menyisikan rejiki untuk kegiyataan amal”kata ani selaku.selaku bendahara desa saat di mintai tanggapannya terkait acara gebyar muharam tahun ini.

Bendara desa Ciwalen pun berharap agar kegiyatan santunan untuk anak yatim dan jompo tidak sebatas di bulan muharam saja,esensinya kita selaku umat islam,harus saling berbagi,seperti yang di contohkan oleh Nabi Muhamad SAW, jelasnya.(HDS)

bidikhukumnews.com