Reses Komisi III DPRD Sukabumi HERA ISKANDAR, SE. Serap Aspirasi Warga Desa Batununggal dan Tegaskan Komitmen Pada Petani

Sukabumi — bidikhukumnews.com || Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, SE., melaksanakan kegiatan Reses ke-2 Tahun Sidang 2025 pada Selasa (6/5/2025), bertempat di Jalan Kampung Genteng, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh puluhan warga, mayoritas petani, yang antusias menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka terutama di bidang pertanian, infrastruktur, serta layanan publik lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Ibu Sri Hastuty Harahap, SP, MSE, MA., serta Kepala Bidang Pertanian, Bapak Gilar. Kehadiran kedua pejabat tersebut memberikan ruang dialog langsung antara warga dan pihak terkait, guna mempercepat solusi atas berbagai persoalan di lapangan.

Hadir pula Kepala Desa Batununggal, Bapak Mulyadi, serta Kepala Desa Lembursawah, Bapak Endin Ruswandi, SE, S.IP., bersama jajaran pemerintah desa, serta perwakilan dari Polsek Cibadak, Bapak Yoga, yang turut menjaga kelancaran dan keamanan acara.

Dalam wawancara dengan awak media, Hera Iskandar, SE. menyampaikan:

> “Reses ini adalah bagian dari tugas anggota DPRD di akhir masa sidang. Kami turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang ada. Aspirasi tersebut akan kami himpun dan tuangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD yang selanjutnya disinkronkan dengan RPJMD dan RKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Nantinya, usulan tersebut akan dikaji oleh tim teknis. Bila dinilai layak dan sesuai, maka menjadi kewajiban dinas terkait untuk merealisasikan program-program tersebut.”

Hera juga menambahkan bahwa tema utama reses kali ini adalah *pertanian*. Meski masyarakat dipersilakan mengusulkan berbagai hal, fokus pembahasan tertuju pada isu-isu strategis di bidang pertanian.

> “Karena banyak masyarakat di wilayah ini adalah petani, maka kami mengundang langsung Kepala Dinas Pertanian agar bisa menjelaskan secara teknis. Sebagai anggota dewan, kami lebih fokus pada aspek politisnya, sementara hal-hal teknis menjadi ranah dinas. Dalam pembangunan, ada sisi teknokratis, politis, dan partisipatif — dan di sini, kami mewakili jalur politis,” ungkap Hera.

Beberapa aspirasi yang disampaikan warga antara lain mengenai kebutuhan irigasi tersier, serta permintaan alat-alat pertanian modern seperti kultivator dan traktor. Hera menyatakan bahwa permintaan tersebut akan menjadi prioritas dalam pengusulan program.

> “Tema kita memang pertanian, tetapi masyarakat bebas menyampaikan apapun yang menjadi kebutuhan mereka,” tutupnya.

*Reporter: SR*