Praktisi Hukum Shinta A. Mayangsari Soroti Dugaan Tambang Emas Ilegal di Kawasan Taman Nasional Nanggung
Bogor — bidikhukumnews.com
Praktisi hukum sekaligus penggiat lingkungan, Shinta A. Mayangsari, menyoroti keras dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan pagar besi di area Taman Nasional wilayah Desa Nanggung, Kabupaten Bogor.
Shinta, yang juga memimpin komunitas Selamatkan Lingkungan Hidup atau SELINGKUH, menyebut kasus tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Ia menilai bahwa dugaan pelanggaran serupa bukan hanya terjadi di Nanggung, melainkan juga di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bogor.
“Masih banyak lahan milik Perhutani dan PTPN yang berubah fungsi tanpa izin yang jelas. Hal ini sangat berdampak terhadap keseimbangan ekosistem,” ujar Shinta.
Dikenal sebagai aktivis lingkungan yang vokal dan juga pemerhati satwa, Shinta menilai lemahnya tindakan aparat menjadi salah satu penyebab maraknya praktik perusakan alam.
“Secara hukum, ini jelas melanggar Undang-Undang. Namun, tindakan tegas dari aparat belum terlihat signifikan di Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Lebih lanjut, Shinta juga menyoroti kinerja PTPN, GAKUM Perhutani, serta Bupati Bogor yang dinilainya belum optimal dalam menangani persoalan ini. Ia memperingatkan, jika pembiaran terus terjadi, bukan tidak mungkin akan memicu bencana alam di masa mendatang.
Sebagai aktivis yang dijuluki “Singa Betina Indonesia” karena keberaniannya di dunia lingkungan, Shinta mengecam keras segala bentuk perusakan alam yang berkedok LSM atau kelompok masyarakat.
“Hukum lingkungan adalah hukum tertinggi di atas hukum lainnya. Jangan sampai kami, para pegiat lingkungan, terpaksa bergerak sendiri melawan para pelaku kejahatan lingkungan. Karena bagi saya, kejahatan terhadap lingkungan sama saja dengan pelanggaran terhadap hak hidup,” tegas Shinta.
Di akhir pernyataannya, Shinta meminta Bupati Bogor dan seluruh jajarannya agar segera menindak tegas dan memberantas praktik-praktik perusakan lingkungan di wilayahnya, sebelum jatuh korban dan kerusakan semakin meluas.
Baron







