TRAGEDI DI LAUT POMALAA! Perahu Jollor Hancur Dihantam Badai, Dua Pemuda Hilang Ditelan Gelombang
Sulawesi Tenggara – bidikhukumnews.com
9 November 2025 || Suasana duka dan ketegangan menyelimuti perairan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, setelah sebuah perahu jenis jollor yang ditumpangi enam pemuda hancur berkeping-keping dihantam badai dan ombak besar pada Minggu (9/11) sore, sekitar pukul 16.00 WITA.
Empat penumpang berhasil selamat setelah berjuang melawan arus, namun dua pemuda lainnya, AD (17) dan FT (23), masih hilang dan diduga tenggelam.
Nahas Saat Hendak Memancing
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.00 WITA. Enam sekawan, yaitu AS (21), Muh. SR (23), Muh. AL (22), AS (22), AD (17), dan FT (23), berangkat dari Jalan Bolu, Kelurahan Dawi-Dawi, dengan tujuan memancing di laut lepas.
Namun, baru sekitar dua mil dari pesisir Kelurahan Dawi-Dawi, niat mereka untuk mendapatkan ikan berubah menjadi mimpi buruk.
Perahu mereka tiba-tiba diterjang oleh badai yang datang mendadak dan gelombang laut yang menggulung tinggi.
”Hantaman kuat ombak membuat perahu pecah dan tenggelam seketika,” ujar salah seorang sumber. Para korban dilaporkan harus berjuang mati-matian, berenang di tengah lautan yang mengamuk untuk mencapai daratan.
Pencarian Intensif Terus Dilakukan
Dari enam penumpang, empat orang berhasil mencapai pantai dengan selamat. Sayangnya, dua rekan mereka—AD (17), warga Kelurahan Tonggoni, dan FT (23), warga Desa Pelambua—tidak terlihat dan hingga kini belum ditemukan.
Menanggapi laporan kehilangan, Tim SAR gabungan segera dikerahkan. Tim yang terdiri dari Tim SAR Kolaka, Satpolairud Polres Kolaka, UPP Kolaka, dan PMI, langsung menyisir perairan Pomalaa.
Keluarga korban yang hilang di laut berharap agar korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka masih menunggu kabar baik dari tim SAR dan aparat kepolisian yang sedang melakukan pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap kedua korban hilang masih berlangsung intensif. Warga setempat, aparat kepolisian, dan Tim SAR bekerja tanpa henti, berharap menemukan kedua pemuda tersebut dalam kondisi selamat.
Kaperwil Sulawesi Tenggara
Mulyadi








