Kado HJB ke-544, Dinas PUPR Kota Bogor Gas Pol Revitalisasi Drainase Demi “Bogor Nanjeur
BOGOR –bidikhukumnews.com Menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang mengusung tema besar “Bogor Nanjeur” (Melangkah Bersama Menuju Bogor Maju), Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meneguhkan komitmennya dalam membangun infrastruktur kota yang tangguh dan bebas genangan. Langkah konkret ini digerakkan secara masif oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA), khususnya pengairan dan drainase, demi memberikan kenyamanan langsung bagi warga Kota Hujan.
Subkoordinator (Subkor) Rehabilitasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) di Dinas PUPR Kota Bogorv, Andi Siswandi ST, MPSDA Jumat (26/06/2026), menyatakan bahwa momentum HJB ke-544 bukan sekadar perayaan seremonial semata. Dinas PUPR menjadikannya sebagai pemacu semangat untuk mempercepat pembangunan, rehabilitasi, dan normalisasi saluran air di berbagai titik rawan di Kota Bogor.
Komitmen Nyata dan Arti “Bogor Nanjeur”
Menurut Andi Siswandi, tema “Bogor Nanjeur” yang memiliki arti tegak, kokoh, dan pantang mundur harus direfleksikan ke dalam kondisi infrastruktur yang prima.
“Bogor yang tangguh berawal dari sistem pengairan dan drainase yang sehat. Kami di Dinas PUPR berkomitmen penuh memastikan saluran-saluran air dan drainase perkotaan berfungsi optimal, terutama dalam menghadapi dinamika cuaca dan curah hujan tinggi yang menjadi ciri khas Kota Bogor,” ujar Andi.
Guna mewujudkan visi tersebut, Bidang SDA Dinas PUPR Kota Bogor telah memetakan serta mengeksekusi sejumlah program strategis, antara lain:
Normalisasi Saluran Sekunder:
Pengerukan sedimen dan sampah pada drainase utama kota guna mencegah luapan air ke jalan raya.
Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT): Penguatan tebingan di sepanjang aliran sungai perkotaan untuk mengantisipasi potensi longsor akibat erosi.
Perbaikan Sistem Gorong-Gorong: Mengganti dan memperbesar kapasitas pipa drainase di kawasan pemukiman padat penduduk serta pusat aktivitas publik.
Andi Siswandi juga menambahkan bahwa pembangunan ini tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya sinergi dan budaya gotong royong dari masyarakat, sejalan dengan semangat kolaborasi HJB. Pihaknya terus mengedukasi warga agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran drainase.
Dengan akselerasi proyek infrastruktur pengairan ini, Dinas PUPR Kota Bogor berharap dapat mempersembahkan “kado” terbaik bagi warga di usia kota yang ke-544 tahun. Infrastruktur yang kokoh akan menjadi fondasi utama agar Kota Bogor siap berdiri tegak, maju, dan berkelanjutan menghadapi perkembangan zaman.
Reporter Gani.







