Festival Kopi ke-2 Digelar, Pemkab Sukabumi Perkuat Potensi Kopi sebagai Produk Unggulan
Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM., membuka Festival Kopi ke-2 Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.
Kegiatan berlangsung pada 3–4 September 2026 di Bumi Mandiri Sukabumi, Jalan Raya Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
Festival kopi tersebut menjadi salah satu ajang untuk memperkenalkan sekaligus mendorong pengembangan potensi kopi sebagai produk unggulan daerah. Kabupaten Sukabumi dikenal memiliki beragam jenis kopi yang telah berkembang sejak masa perkebunan pada era kolonial Belanda.
Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM., mengatakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong para pelaku usaha dan petani kopi agar dapat mengembangkan potensinya sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Dengan digelarnya Festival Kopi ini, kita bisa melihat banyak jenis kopi unggulan yang sudah dikenal sejak zaman Belanda. Pemerintah Kabupaten Sukabumi tentu sangat mendorong agar para pengusaha dan pelaku usaha kopi dapat terus berkembang,” ujar Asep Japar saat ditemui awak media.
Menurutnya, pengembangan komoditas kopi tidak hanya berkaitan dengan produk dan pemasaran, tetapi juga ketersediaan lahan bagi para petani.
Karena itu, Pemkab Sukabumi berencana melakukan pendataan terhadap lahan-lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dinilai terlantar untuk melihat kemungkinan pemanfaatannya sebagai lahan perkebunan, khususnya bagi petani kopi.
“Kami akan mendata tanah-tanah HGU yang terlantar agar nantinya dapat dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan bagi petani, terutama petani kopi,” katanya.
Festival Kopi ke-2 Kabupaten Sukabumi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat promosi kopi lokal, meningkatkan daya saing produk, serta membuka peluang yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha kopi di Kabupaten Sukabumi.
Red

