Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat (AD) segera membangun markas Grup V di Sulawesi Tenggara dengan fasilitas super lengkap.

Sulawesi Tenggarabidikhukumnews.com || Pemprov Sultra sudah menyiapkan lahan seluas 200 hektare untuk lokasi pembangunan markas Kopassus tersebut.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, pembangunan markas Kopassus di Bumi Anoa bertujuan untuk memperkuat pertahanan di wilayah Sulawesi dan mendukung kebutuhan personel dalam mem-backup wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Di wilayah Kalimantan sudah cukup padat, maka akan dibuat di Sulawesi Tenggara,” ujar Andi Sumangerukka usai menerima kunjungan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi, di Kantor Gubernur Sultra, Kendari

Andi menjelaskan, untuk pembangunan markas pasukan elite TNI AD itu, Pemprov Sultra sudah menyiapkan 200 hektare lahan. “Untuk lokasinya kami belum bisa sampaikan. Yang jelas kami siapkan kurang lebih 200 hektare lahan,” ucapnya.

Menurut Andi, pembangunan markas Grup V Kopassus ini memiliki dampak positif bukan hanya di pertahanan, namun juga pada ekonomi. “Karena pembangunan mako juga dilengkapi squadron heli dan pesawat tempur, gedung rumah sakit, gedung sekolah, dan pasar,” sebutnya.

Dalam kunjungan kerja Danjen Kopassus ini hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra serta sejumlah pejabat Pemprov, di antaranya, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla, Kolonel Inf Puguh Binawanto Kasrem 143/HO, Kolonel Czi Luqman Nurhakim Kasi Ren Kasrem 143/HO, Letkol Inf Muhammad Jafar Kasi Ter Kasrem 143/HO, Martin Efendi Patulak Kepala Dinas PU Sultra, Haris Ranto, SST., M.Si Kepala Dinas Sosial Sultra, Drs. Abdul Fatah, M.Si Kepala Dinas Perumahan Sultra.

Dengan adanya fasilitas tersebut, kata dia, tentu memiliki dampak bagi pemerintah daerah ataupun ekonomi masyarakat

Pemerintah daerah akan terbantu karena menciptakan sentra ekonomi. Kalau ada 1.000 atau 2.000 prajurit gajinya dibelanjakan di pasar situ, bisa ada Rp6 miliar sebulan perputaran ekonominya,” jelas Andi

Sementara itu, Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi menyebutkan, pembangunan markas Grub V di Sultra bertujuan untuk mendukung pertahanan di wilayah pulau-pulau besar, seperti Sulawesi.

Di mana doktrin sekarang pertahanan pulau-pulau besar, salah satu pulau besar adalah Sulawesi dan ditempatkan di Kendari,” ucapnya.

Dia menjelaskan, dipilihnya Sultra karena memiliki wilayah yang strategis untuk mobilitas dan melengkapi markas Kopassus di Pulau Kalimantan dan Timika, Papua.

“Karena mobilitas Kopassus yang harus bersedia setiap saat sehingga cepat meng-cover satu pulau Sulawesi. Kami melihat Sultra ini paling strategis untuk mendukung tugas-tugas Kopassus,” tutupnya.

Kaperwil Sultra-Mulyadi Ansan