Konflik Antara Saudara Kandung: Sebuah Fenomena yang umum Terjadi.

Banggai– Bidikhukumnews com

Konflik antara saudara kandung merupakan hal yang umum terjadi di banyak keluarga di Indonesia, baik dari kalangan menengah ke atas maupun menengah ke bawah. Konflik ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perbedaan kepribadian, kecemburuan terhadap perlakuan orang tua, dan perbedaan perhatian.

Perbedaan perlakuan dari orang tua, seperti membandingkan prestasi atau memberikan perhatian lebih kepada salah satu anak, juga bisa memicu konflik.

Konflik atau bentrokan antara saudara kandung bukan lagi hal asing yang terdengar. Mungkin saja bisa terjadi pada kita sendiri, saudara, tetangga, bahkan teman kita sekalipun. Berbagai konflik bisa terjadi, dari konflik ringan hingga konflik besar, bahkan tidak sedikit konflik yang terjadi hingga berkepanjangan.

Contoh konflik ringan seperti terjadi antara adik dan kaka karena perbedaan persepsi atau ketidakadilan dalam rumah tangga. Sementara itu, contoh konflik besar seperti perebutan hak waris. Sayangnya, tidak sedikit konflik yang berakhir di kepolisian, saling gugat, dan saling menjatuhkan.

Bukannya berlomba atau bersaing, kita perlu terus mengingatkan anak-anak kita bahwa kakak dan adik harus bekerja sama dan saling menyayangi. Pastikan anak-anak kita mengerti bahwa kerja sama di antara saudara lebih penting daripada keberhasilan diri sendiri. Ingatkan mereka dilahirkan satu rahim ibu bahwa tidak ada manusia, benda, atau apa pun yang boleh merusak hubungan persaudaraan. Hubungan kakak dan adik perlu selalu dijaga dan dipelihara.

Semoga kita selalu rukun dan damai dalam menjalankan roda kehidupan dan tidak saling irih hati, penuh keikhlasan, serta sabar menjalani takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

Kabiro Banggai

Hajar,Oli,i.

bidikhukumnews.com