Pererat Persatuan, Formakom Indonesia dan Brigade Manguni Indonesia Siap Berkolaborasi Lestarikan Budaya Sulawesi
KONAWE / MINAHASA – bidikhukumnews.com || Semangat pelestarian adat dan persatuan nasional kembali menggema di tanah Sulawesi. Dua organisasi adat besar, Tamalaki Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia (Formakom Indonesia) yang berbasis di Sulawesi Tenggara dan Brigade Manguni Indonesia (BMI) yang berbasis di Sulawesi Utara, secara resmi menyatakan komitmennya untuk membangun komunikasi intensif serta berkolaborasi dalam menjaga marwah budaya leluhur.
Langkah strategis ini diinisiasi oleh Ketua Umum Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (AMBA SULTRA), Stenly Diover. Gagasan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat pemuda-pemudi di seluruh jazirah Sulawesi melalui wadah Jong Celebes Indonesia (JSI). Wadah ini diproyeksikan menjadi ruang silaturahmi sekaligus jembatan komunikasi dan kolaborasi lintas wilayah di Pulau Sulawesi.
Pertemuan lintas budaya Tolaki dan Minahasa
Sebagai langkah konkret, Stenly Diover telah membangun komunikasi intensif dengan sejumlah tokoh kunci organisasi adat, di antaranya:
1. Ponggawa Irfan Konggoasa: Panglima Tamalaki Formakom Indonesia.
2. Anakia Asrif Banasuru ( Dewan Sara Formakom Indonesia)
3. Tonaas Fadly Ruaw: Panglima Komando Ops/Strategi Brigade Manguni Indonesia.
4. Tonaas Rommy Supit: Panglima Tinggi Barisan Serdadu Budaya (Baserbu)
Pertemuan tersebut direncanakan sebagai agenda silaturahmi budaya antara dua kedaulatan adat besar di Sulawesi, yakni Tolaki dan Minahasa. Pertemuan ini diharapkan mampu menjadi simbol harmonisasi kekayaan tradisi yang tetap terjaga di tengah modernitas.
Benteng persatuan di tengah isu global , inisiatif ini muncul di tengah situasi global yang cukup dinamis. Menanggapi isu konflik di Timur Tengah yang kerap ditarik ke ranah sensitif seperti isu SARA Khususnya agama di masyarakat bawah, silaturahmi ini hadir sebagai penyeimbang. Fokus utama gerakan ini adalah:
1. Memperkuat Kesatuan NKRI: Memastikan masyarakat adat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.
2. Menjaga Marwah Sumpah Pemuda: Merefleksikan kembali semangat Jong Celebes yang digagas oleh para pendahulu demi persatuan Indonesia.
3. Perekat Hubungan Sosial Masyarakat: Menjadikan Jong Celebes Indonesia (JSI) sebagai rumah bersama bagi angkatan muda Sulawesi untuk berinteraksi secara sehat dan produktif.
“Wadah Jong Celebes Indonesia diharapkan mampu menjadi perekat hubungan sosial bagi seluruh angkatan muda di Sulawesi, memastikan bahwa perbedaan adat adalah kekuatan, bukan pemisah,” pungkas Stenly Diover.
Dengan semangat kebersamaan ini, Formakom Indonesia dan BMI bertekad untuk selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menjadi pilar stabilitas sosial di wilayah Sulawesi , dan Masyarakat adat akan menjadi benteng terdepan penjaga NKRI.
Reporter: Mulyadi Ansan






