Menanggapi Debat Calon Bupati Cianjur, Yang Digelar di Bandung Feri Wahyudin.SH., Eks Aktivis 98 Angkat Bicara

Cianjur-bidikhukumnews.com

Pelaksanaan debat Calon Bupati masa bhakti 2024-2029 yang di laksanakan di hotel Sultan yang terletak di Soreang Bandung pada Jum’at 25/10/2024 lalu, menjadi sorotan publik, dan juga Feri Wahyudin,SH., yang akrab di sebut kang pey yang merupakan Eks Aktiviss 98 juga putra asli daerah Cianjur pun angkat bicara.

Saat konfirmasi awak media di ruang kerja nya pada Kamis 31/10/2024 Feri pun mengatakan
sudut pandang saya pribadi dari debat di Bandung kemarin di hotel bintang lima di Soreang sana.
Kenapa tidak di Cianjur gitu kan! itu buang-buang anggaran, juga karena ada infonya karena faktor keamanan. tapi ternyata di Bandung itu dari tim calon Bupati Cianjur1.2.dan 3 semua sinkron tidak ada masalah dan tidak ada masalah apa-apa, berjalan kondusif.”ucapnya

Cuma yang saya khawatirkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang pakai sepedah motor atau mobil apa rombongan karna perjalanan jauh, pulangnya takut hal yang terjadi yang tidak diingunkan , seperti kecelakaan lah, ini lah itu Lah terus keduanya juga di Bandung tuh terlalu protokoler juga sih! dalam artian Disini dari panitia penyelenggara nya praduga saya kecemburuan sosial misalkan gini ya, saya ga punya mentek tidak bisa masuk, yang kedua juga kebanyakan di duga oknum-oknum dari panitia penyelenggara ataupun oknum dari pihak aparat pun yang tidak punya mentek tidak bisa masuk ke ruangan debat calon Bupati Cianjur, yang lebih aneh nya yang tidak pakai mentek bisa masuk di lapis pertama di depan debat panggung ada apakah ?.”tuturnya

Dan yang pakai kartu memtek juga di duga bisa di operalih kan, supaya bisa masuk yang lain, di duga juga yang tidak punya memtek bisa masuk ke ruangan debat.kecemburuan sosial pun terjadi sehingga terjadi adu argumen dengan pihak penyelenggara dan pihak keamanan.”ungkapnya

Untuk nanti debat kedua Calon Bupati Cianjur yang akan di laksanakan di Cianjur nanti, harapan saya jangan terulang kembali seperti debat yang pertama sebagai acuan, karna dugaan keamanan ternyata sudut pandang saya aman,kondusif dan berjalan dengan lancar.”imbuhnya

Harapan kedepan untuk nanti pada tanggal 27 November 2024 pencoblosan pemimpin Cianjur pemilihan menurut saya pribadi! Sebagai anak muda mudah-mudahan tanggal 27 November 2024, ini mau yang menang Paslon 1, paslon 2 atau paslon 3 nanti siapapun yang menang hasil suara harus jujur , dalam artian di duga bernuansa money politik mau Serangan Fajar itu resikonya sangat berat. kalau di duga Bawaslu dan panwaslu menangkap basah yang sedang serangan fajar, dan resikonya pun kena pidana hukum dan calonnya pun akan diskualifikasi calon.”katanya

Siapapun pemenangnya jangan membuat janji-janji manis kepada masyarakat Cianjur khususnya nanti di tagih janji nya!. ya saya doakan siapapun pemenangnya nanti yang memimpin Kabupaten Cianjur bisa mengemban amanah rakyat Cianjur sesuai visi dan misi nya, salam akal sehat.”tutupnya

HDS

bidikhukumnews.com