Musrenbang desa dramaga kecamatan dramaga kabupaten Bogor

Bogorbidikhukumnews.com

Acara Musrembang Desa Tahun 2025/2026 diadakan di aula kantor desa, Setelah selesai kegiatan dengan peserta. Musrenbangdes, Kepala desa dramaga Yayat Supriyatna menjelaskan kepada awak media.

” Ia menjelaskan untuk pembangunan desa tahun 2026, lalu untuk pagu anggaran yang di bahas sama dengan pagu anggaran tahun 2025. Karena pagu anggaran tahun 2026 sendiri belum turun, sehingga pagu yang 2025 yang kita pakai dasar. lalu kegiatannya antara 2025 dengan 2026 tidak terlalu jauh hampir sama, hanya mungkin nanti setelah keluar aturan-aturan baru, dan juga pagu yang baru itu pasti ada banyak perubahan.

Contoh bankeu yang sekarang 1 miliar info pasti kedepan nanti akan 1,5 lalu Banprov yang tadinya ada repalittasi posyandu di hapus, terus ermak mungkin akan lebih banyak di banding dengan non ermak, contoh dengan kehadiran koperasi merah putih kita kemungkinan kedepan harus menyisihkan alokasi dana untuk permodalan di koperasi merah putih.

Walaupun sifatnya hanya jaminan nanti kereditnya ke Himbara itu mungkin yang membedakan 2025 dan 2026,” Ujar kepala desa dramaga Yayat Supriyatna.

Kemudian ia menekankan kepada para peserta Musrenbangdes kedepan terutama wadah-wadah yang ada di kita baik itu koperasi merah putih, BUMDES maupun karang taruna untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan pelatihan dan bukan hanya pelatihan saya juga berharap mereka juga bisa menciptakan usaha, tujuannya tiada lain yang pertama untuk merekrut hasil pelatihan anak -anak muda tadi untuk mau bergabung di dalam usaha yang di bangun oleh lembaga-lembaga tadi,” ujarnya juga.

Lalu kepala desa dramaga Yayat Supriyatna berpesan kepada para peserta Musrenbangdes tentunya yang kita undang orang-orang yang punya kapasitas, Jabatan di wilayah pak.Rt, Pak Rw, BPD,LPM dan sebagainya, Saya berharap mereka itu jangan segan-segan untuk memberikan masukan, saran, pandangan karena tanpa dukungan mereka dan masyarakat sulit desa untuk melaksanakan kegiatan yang kita sudah programkan tersebut.” pungkasnya.

Reporter : Andi liandi bobar