Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Warga yang Terjebak di Dasar Sumur di Cibadak
SUKABUMI – bidikhukumnews.com Seorang warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami kecelakaan kerja saat melakukan penggalian sumur di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah setempat, Senin (29/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di salah satu kampung di wilayah Kelurahan Cibadak. Korban yang dalam pemberitaan ini ditulis dengan inisial ES (59), diketahui tengah menggali sumur bersama seorang rekannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih akibat kekeringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan penggalian dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Saat proses pengangkatan material tanah menggunakan ember dan timba berlangsung, karet pengikat timba diduga putus akibat kondisi peralatan yang sudah rapuh.
Akibatnya, material tanah yang berada di dalam ember jatuh dan menimpa bagian kepala atau bahu korban yang berada di dasar sumur. Benturan tersebut menyebabkan korban tidak sadarkan diri.

Mendapat laporan kejadian, sekitar pukul 14.30 WIB unsur Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, serta perangkat Kelurahan Cibadak segera mendatangi lokasi. Tim kemudian berkoordinasi dengan Pos Pemadam Kebakaran Cibadak dan tenaga medis dari UPTD Puskesmas Sekarwangi untuk melakukan proses penyelamatan.
Setelah upaya evakuasi berlangsung cukup intensif, seluruh warga yang terjebak di dalam sumur berhasil dievakuasi pada pukul 15.25 WIB dalam keadaan hidup. Tim medis langsung memberikan pertolongan pertama berupa bantuan oksigen sebelum para korban dibawa ke RSUD Sekarwangi guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 15.30 WIB dan berlangsung dalam kondisi aman serta terkendali.
Berdasarkan hasil sementara, kecelakaan kerja tersebut diduga dipicu oleh kondisi peralatan penggalian yang sudah tidak layak pakai atau mengalami kerusakan sehingga tidak mampu menahan beban material yang diangkat dari dasar sumur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun korban utama berinisial ES dilaporkan mengalami kondisi yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak terkait mengimbau masyarakat agar mengutamakan aspek keselamatan kerja, terutama saat melakukan aktivitas berisiko tinggi seperti penggalian sumur, dengan menggunakan peralatan yang layak dan memenuhi standar keamanan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Reporter: SR






