DERMAGA BAULU AMBRUK TANPA PERINGATAN: INFRASTRUKTUR DIBIARKAN RUSAK LAMA, WARGA NYARIS JADI KORBAN JIWA
TOGEAN, TOJO UNA-UNA – bidikhukumnews.com
14 AGUSTUS 2026 — Sebuah peringatan keras datang dari Desa Baulu, Kecamatan Togean. Dermaga yang menjadi urat nadi warga kepulauan ini roboh total pada Jumat dini hari, sekitar pukul 03.30 WITA. Kejadian itu memicu kepanikan besar, dan nyaris menelan korban jiwa akibat kelalaian penanganan kerusakan yang sudah berlangsung lama.
Warga Terluka, Barang Milik Hancur
Saat peristiwa terjadi, seorang ibu warga Desa Tobil berada di lokasi dan ikut terdampak. Ia mengalami luka fisik serta keseleo, namun beruntung berhasil diselamatkan warga lain sehingga tidak jatuh menjadi korban jiwa. Selain itu, sejumlah barang bawaan milik peserta kegiatan Pramuka yang baru selesai dilaksanakan di Desa Baulu juga ikut rusak tertimbun puing dermaga.
Puing-puing yang tersisa memperlihatkan kondisi memprihatinkan: papan kayu sudah lapuk bertahun-tahun, lantai retak, dan tiang penyangga serta atap konstruksi sudah tidak layak pakai.

“Dibiarkan Rusak Sampai Roboh”
Warga tak lagi bisa menahan kekecewaan. Mereka menegaskan kerusakan dermaga ini sudah terlihat sejak lama, namun tidak pernah mendapatkan perbaikan serius dari pihak berwenang sampai akhirnya ambruk sendiri.
“Dermaga ini sudah lama rusak, dibiarkan saja begitu. Akhirnya berakibat fatal. Syukur saja tidak ada yang meninggal,” ungkap seorang warga setempat.
Warga lainnya menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap wilayah kepulauan. “Karena tidak ada perhatian pemerintah ke daerah kami, akhirnya begini jadinya,” tambahnya.
Alarm Keras: Jangan Tunggu Orang Mati Baru Bergerak
Bagi masyarakat Togean, dermaga bukan sekadar bangunan biasa—ini adalah satu-satunya akses keluar-masuk, tempat bongkar muat kebutuhan hidup, dan jalur evakuasi darurat. Masyarakat bertanya: Sampai kapan fasilitas vital dibiarkan rusak, menunggu ada yang tewas baru ditangani?
Pemerintah Kecamatan Togean dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kini dituntut segera turun ke lokasi, mengevaluasi total kerusakan, dan memeriksa seluruh dermaga serta infrastruktur lain di wilayah kepulauan yang berpotensi membahayakan nyawa warga. Kali ini hanya luka ringan, tapi jika dibiarkan lagi, kecelakaan berikutnya bisa berakhir tragis.
Media Bidik Hukum Nasional akan terus memantau langkah nyata pihak pemerintah terkait perbaikan dan penanganan kelalaian ini.
Reporter: Waka Perwil Sulteng ( YN. Ladehu )






