Tiga Hari Berjibaku, Babinsa Serka Zet Charles Pantang Menyerah Padamkan Api di Lahan Gambut Koltim
Kolaka Timur, Sultra – bidikhukumnews.com
Kebakaran lahan gambut di Desa Wesalo, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, belum sepenuhnya padam. Selama tiga hari, Babinsa Desa Wesalo, Serka Zet Charles, bersama warga dan unsur terkait terus berupaya memadamkan kobaran api yang membakar lahan hingga sekitar 62 hektare.
Upaya pemadaman terus dilakukan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Serka Zet Charles bersama warga, personel BPBD dan Polsek Lalolae. Pemadaman dilakukan menggunakan mobil tangki BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Namun, pemadaman tidak mudah. Kondisi lahan gambut membuat api sulit dikendalikan, sementara akses menuju titik kebakaran cukup sulit dilalui kendaraan pemadam. Tidak adanya sumber air di sekitar lokasi juga menjadi kendala.
Sejumlah titik api bahkan masih belum dapat dijangkau secara langsung. Petugas kemudian berupaya memperpanjang selang agar air dari mobil tangki dapat menjangkau area yang terbakar.
Di tengah keterbatasan tersebut, Serka Zet Charles tetap berada di lokasi bersama warga dan unsur lainnya. Mereka berupaya memutus penyebaran api agar kobaran tidak semakin meluas.
“Kami terus berusaha memadamkan api agar tidak meluas. Meski medan sulit dan titik api berada di beberapa lokasi, kami tetap bersama warga melakukan pemadaman sampai kondisi api benar-benar padam,” ujar Serka Zet Charles.
Pemadaman sempat dihentikan sementara sekitar pukul 13.30 WITA karena asap tebal. Meski demikian, personel dan masyarakat tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau perkembangan api dan melanjutkan pemadaman.
Kebakaran tersebut hingga kini diperkirakan telah berdampak pada sekitar 62 hektare lahan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara terkait penyebab kebakaran, informasi mengenai dugaan adanya pembakaran sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab masih dalam proses penyelidikan. Belum ada kesimpulan mengenai penyebab pasti kebakaran.
Upaya pemadaman dan pemantauan masih dilakukan untuk mencegah api kembali meluas ke area lainnya.
Reporter : Mulyadi Ansan
(Kaperwil Sultra)
Sumber : (Pendim_1412)
