HCS Since 2005 Perkuat Kepedulian Sosial, Gelar Khitan Gratis untuk Dua Anak dan Santunan Anak Yatim

SUKABUMI – bidikhukumnews.com

Jumat, 23/10/2026
Semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama terus diwujudkan Hardholiend Community Since 2005 (HCS) melalui kegiatan bakti sosial yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan komunitas tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menumbuhkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Bakti sosial yang dipusatkan di Base Camp HCS 2005, Jalan Saniin, Benteng Tengah, Kota Sukabumi, tersebut meliputi layanan khitan gratis bagi dua anak, terapi Totok Sinergi dan bekam gratis, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen HCS untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta membantu meringankan kebutuhan warga yang memerlukan perhatian dan dukungan.

Ketua Hardholiend Community Since 2005, Rio Rusdianto, yang akrab disapa Bang Kempez, menegaskan bahwa kegiatan sosial memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjalankan agenda komunitas. Menurutnya, kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bagi HCS, persaudaraan bukan hanya tentang kebersamaan di antara anggota, tetapi juga tentang bagaimana kita hadir untuk masyarakat. Kami percaya bahwa nilai sebuah komunitas tidak semata-mata diukur dari seberapa lama berdiri atau seberapa banyak anggotanya, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada sesama,” ujar Bang Kempez.

Ia menambahkan, layanan khitan gratis bagi dua anak dan kegiatan sosial lainnya merupakan bentuk kepedulian yang diharapkan dapat membantu penerima manfaat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Kami ingin terus menanamkan keyakinan bahwa berbuat baik tidak harus menunggu memiliki segalanya. Selama ada niat tulus, kepedulian, dan kemauan untuk bergerak bersama, selalu ada hal yang bisa kita lakukan untuk membantu orang lain. Dua anak yang mengikuti khitan gratis hari ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk menghadirkan manfaat nyata, meskipun langkah yang dilakukan sederhana,” tambahnya.

Bang Kempez juga mengajak seluruh anggota HCS untuk menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari identitas komunitas.

“Jangan pernah lelah berbuat baik dan jangan biarkan perbedaan menghilangkan rasa persaudaraan. Kita mungkin tidak mampu menyelesaikan semua persoalan masyarakat, tetapi kita bisa memulai dari lingkungan terdekat. Teruslah bergerak, saling menguatkan, dan hadir ketika sesama membutuhkan. Bagi kami, HCS harus menjadi rumah persaudaraan sekaligus ruang untuk menebarkan kebaikan,” tegasnya.

Pelaksanaan bakti sosial ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima layanan, tetapi juga menginspirasi komunitas, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang berkelanjutan.

HCS memandang bahwa solidaritas tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk kepedulian, kebersamaan, dan tindakan nyata. Dengan semangat persaudaraan yang dijaga sejak berdiri pada 2005, komunitas ini berupaya terus membangun hubungan yang positif dengan masyarakat serta berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.

Melalui kegiatan tersebut, Hardholiend Community Since 2005 menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama, memperkuat nilai gotong royong, dan menjadikan kepedulian sebagai landasan dalam membangun persaudaraan yang bermanfaat bagi sesama.

HCS Since 2005 — Bersatu dalam Persaudaraan, Bergerak dalam Kepedulian, dan Mengabdi untuk Kemanusiaan.

Reporter: Rutis