Abah Adul, Peracik Jamu Godok Tradisional yang Setia Melestarikan Warisan Rempah Alami Kampung

Bogor – bidikhukumnews.com

07/11/2026 Di tengah maraknya minuman modern, Abah Adul Warga kampung totopong RT 01/01 desa Cipicung kecamatan Cijeruk tetap mempertahankan tradisi meracik jamu godok berbahan rempah-rempah alami asli kampung.

Kekayaan rempah Nusantara menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat. Salah satunya adalah Abah Adul, sosok peracik jamu godok tradisional yang masih mempertahankan cara pengolahan rempah alami secara turun-temurun.
Dengan memanfaatkan berbagai bahan rempah pilihan yang berasal dari lingkungan kampung, Abah Adul meracik jamu godok menggunakan metode tradisional.

Beragam rempah diolah dan direbus hingga menghasilkan minuman tradisional dengan aroma dan cita rasa khas. Bagi Abah Adul, meracik jamu bukan sekadar aktivitas membuat minuman tradisional, tetapi juga bentuk kecintaan terhadap kekayaan alam dan budaya leluhur.

Di tengah perkembangan zaman, tradisi jamu godok masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Penggunaan bahan-bahan alami serta proses pengolahan secara tradisional menjadi ciri khas yang membedakannya dari minuman modern.

Melalui racikan rempah asli kampung, Abah Adul turut memperkenalkan kembali kekayaan tanaman herbal Nusantara sekaligus menjaga agar pengetahuan tradisional tentang rempah-rempah tidak hilang ditelan zaman.

Kehadiran sosok seperti Abah Adul menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak selalu harus diwariskan melalui hal-hal besar. Terkadang, sebuah tradisi sederhana yang terus dijaga dengan ketulusan justru menjadi bagian penting dari identitas masyarakat.
Abah Adul dan racikan jamu godoknya menjadi gambaran kecintaan terhadap tradisi lokal: merawat warisan rempah alami, menjaga kearifan kampung, dan mengenalkan budaya minum jamu kepada generasi berikutnya.

Reporter: Remond