Demonstrasi Sukabumi Berjalan Tertib, Pemkot Pastikan Evaluasi Kebijakan
Sukabumi – bidikhukumnews.com
Ribuan massa memenuhi area Balaikota hingga gedung DPRD Kota Sukabumi dalam aksi yang digelar Gerakan Amarah Rakyat Kota Sukabumi, Senin (1/9/2025). Peserta aksi berasal dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, pengemudi ojek online, guru honorer, komunitas perempuan berdaya, serta warga Kota Sukabumi.
Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi yang digelar pada 28 Agustus 2025 lalu, menyusul belum adanya tanggapan resmi dari Wali Kota Sukabumi. Hari ini, aksi tersebut memuncak sebagai bentuk luapan aspirasi yang tertunda.
Massa bergerak sejak pukul 01.00 WIB dari Mapolresta Sukabumi menuju Balaikota. Di lokasi, para peserta aksi disambut langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Boby Maulana, Kapolres Kota Sukabumi AKBP Rita Suwadi, Dandim 0607 Sukabumi Letkol Czi Indra Gunawan, Komandan Yonif 310/KK Letkol Inf Beny Syafri, serta jajaran pejabat Pemkot Sukabumi lainnya.
Sejumlah mahasiswa mengapresiasi kesediaan pemerintah kota untuk menemui massa aksi.
“Kami datang membawa aspirasi dan tuntutan. Alhamdulillah, Wali Kota bersama jajaran mau menemui kami sehingga kami merasa dihargai. Kami apresiasi itu. Kalau tidak, mungkin saja aksi ini bisa ditunggangi penyusup yang berpotensi memicu kerusuhan seperti di daerah lain,” ujar salah satu mahasiswa.
Ia menambahkan bahwa massa aksi sudah diingatkan untuk tetap kompak dan tidak terprovokasi. “Kami ini satu tujuan, satu komando. Jangan sampai aksi hari ini ditunggangi pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Usai menyampaikan aspirasi di Balaikota, massa melanjutkan aksi menuju gedung DPRD Kota Sukabumi. Meski sempat terjadi ketegangan pada sore hari, para demonstran saling mengingatkan agar tidak terpancing emosi. Aparat keamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, dan tim medis terlihat siaga penuh untuk mengantisipasi potensi kericuhan.
Pihak keamanan mengawal aksi dengan pendekatan persuasif, sehingga tidak terjadi tindakan anarkis lanjutan.
Di sela aksi, Wali Kota Ayep Zaki menyampaikan bahwa seluruh aspirasi telah dicatat untuk dikaji lebih lanjut.
“Kami harus mempelajari setiap tuntutan. Tidak bisa serta merta mencabut peraturan atau kebijakan karena ada mekanisme dan konsekuensinya. Kami berjanji akan memberikan jawaban resmi yang akan disampaikan melalui media,” ujarnya.
Ia juga berharap situasi kembali kondusif. “Semoga besok keadaan pulih, toko-toko kembali buka, dan roda perekonomian Kota Sukabumi bisa berjalan normal,” pungkasnya.
Reporter: SR









