Eddy Wijaya Bongkar Strategi BNPB Hadapi Karhutla di Podcast EdShareOn

JAKARTA – bidikhukumnews.com

Eddy Wijaya membahas tentang kebakaran lahan dan hutan (karhutla) bersama Berton S. P. Panjaitan, S.K.M., M.H.M., Ph.D., Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Podcast EdShareOn, Eddy Sharing and Discussion.

Perbincangan ini menjadi sangat penting dan relevan, karena karhutla bukan lagi sekadar isu musiman. Setiap tahun, kebakaran hutan dan lahan selalu datang, kabut asap menyelimuti berbagai wilayah, masyarakat terganggu kesehatannya, penerbangan terganggu, sekolah diliburkan, hingga ekonomi daerah ikut terdampak. Pertanyaan besarnya, kenapa sampai hari ini karhutla belum juga ditetapkan sebagai bencana nasional?

Dalam perbincangan ini, Berton mengulas tantangan penanganan karhutla, termasuk kebakaran di lahan gambut, dampak kabut asap, serta pentingnya pengelolaan lahan gambut yang tepat.

Menurut Berton, kebakaran di lahan gambut adalah yang paling sulit dipadamkan. Api tidak hanya membakar di permukaan, tetapi juga menjalar di bawah permukaan tanah gambut yang kering. Sekalipun api di atas sudah padam, bara di bawah masih bisa menyala dan kembali membesar. Inilah yang membuat penanganan karhutla gambut membutuhkan strategi khusus, peralatan khusus, dan kesabaran ekstra.

Lahan gambut, bukan hanya bisa ditanami perkebunan kelapa sawit, namun penelitian menyebutkan, lahan gambut juga dapat ditanami tanaman alternatif, seperti nanas. Temuan ini menjadi harapan baru. Selama ini gambut selalu identik dengan sawit, padahal ada tanaman lain yang lebih ramah gambut, lebih menjaga kadar air, dan tetap memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Nanas menjadi salah satu contoh tanaman yang bisa menjadi solusi, gambut tetap basah, masyarakat tetap sejahtera, dan risiko kebakaran bisa ditekan.

Selain itu, dibahas pula penanganan karhutla yang melibatkan perusahaan maupun individu, kesiapan BNPB dalam menghadapi bencana, serta alasan belum ditetapkannya karhutla sebagai bencana nasional.

Berton menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada BNPB dan pemerintah saja. Perusahaan yang mengelola lahan, baik perkebunan maupun kehutanan, memiliki tanggung jawab besar untuk mencegah dan menangani kebakaran di wilayah konsesinya. Demikian juga individu, masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar harus memahami bahwa tindakan tersebut bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga melanggar hukum dan membahayakan banyak orang.

Terkait kesiapan BNPB, Berton menjelaskan bahwa BNPB bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan seluruh unsur terkait selalu siaga, terutama menjelang musim kemarau. Mulai dari pemantauan hotspot melalui satelit, patroli terpadu, teknologi modifikasi cuaca, hingga pengerahan helikopter water bombing, semuanya sudah dipersiapkan.

Lalu kenapa belum ditetapkan sebagai bencana nasional? Berton menjelaskan secara gamblang dalam podcast ini, bahwa penetapan status bencana nasional memiliki kriteria dan mekanisme yang sangat ketat sesuai peraturan perundang-undangan. Status tersebut bukan sekadar soal besarnya kebakaran atau tebalnya asap, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas daerah, kemampuan penanganan, dan dampak yang ditimbulkan secara nasional. Selama daerah masih mampu menangani dengan dukungan pusat, maka statusnya belum perlu dinaikkan menjadi bencana nasional. Namun, BNPB tetap hadir penuh memberikan dukungan operasional di lapangan.

Bagaimana strategi BNPB dalam menangani karhutla dan memperkuat mitigasi agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus menjadi persoalan berulang?

Jawabannya ada di podcast ini. Mulai dari strategi pencegahan dengan menjaga gambut tetap basah, edukasi masyarakat, penegakan hukum, hingga penguatan mitigasi jangka panjang agar Indonesia tidak terus terjebak dalam siklus kebakaran yang sama setiap tahun.

Simak wawancara selengkapnya dalam video berikut ini.

Jangan lupa like dan subscribe channel YouTube EdShareOn dan ikut semua akun media sosial EdShareOn, agar bisa terus mengikuti wawancara menarik di podcast yang kreatif, inovatif, dan informatif.

Website : https://edshareon.com/

Sukses itu, hanya masalah waktu

Terima Kasih
Salam Hormat
Eddy Wijaya

(SR)