Jebolnya Pondasi Selokan Tenggelamkan Tujuh Rumah di Pacet, Dua Warga Luka-luka

CIANJUR —bidikhukumnews.com

Hujan deras yang mengguyur Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (30/10/2026) pukul 16:30 WIB sore itu memicu jebolnya pondasi saluran air yang menenggelamkan tujuh rumah warga. Dua orang mengalami luka dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Derasnya aliran air ditambah penyempitan saluran membuat debit air tidak tertampung, hingga akhirnya pondasi selokan jebol dan air meluap masuk ke permukiman.

Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi, menjelaskan tekanan air yang meningkat membuat saluran tidak mampu menahan beban air hujan.

“Air yang deras ditambah adanya penyempitan saluran air membuat saluran tidak mampu menahan debit air. Akhirnya pondasinya jebol dan membanjiri tujuh rumah warga,” kata Acep, Sabtu (31/10/2026).

Posisi rumah yang berjejer tepat di pinggir saluran air memperparah dampak bencana. Satu rumah mengalami kerusakan berat. Dua warga, Jaenudin (45) dan Urip Paridah (47) menderita luka akibat tertimpa reruntuhan dan harus mendapat perawatan di RS Cimacan.

“Memang di sini banyak rumah warga yang posisinya tepat di pinggir selokan saluran,” ungkap Acep.

Pemerintah desa segera melaporkan kejadian kepada BPBD Kabupaten Cianjur. Tim penanggulangan bencana pun langsung turun ke lokasi untuk meninjau kerusakan dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.

“Alhamdulillah, setelah kami laporkan, pihak BPBD Cianjur langsung datang ke lokasi dan melakukan pengecekan. Tadi sudah dicek langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya pemeliharaan infrastruktur drainase di kawasan permukiman padat, terutama yang berada di jalur aliran air alami.

HDs