KECURIGAAN MASYARAKAT DESA NEGLASARI KEC PURABAYA DI JAWAB DENGAN SIGAP OLEH KEPALA DESA LIPET.
Sukabumi, Bidikhukumnews.com
Selama ini muncul opini2 dari masyarakat di desa Neglasari kecamatan Purabaya yang akhirnya menimbulkan gejolak, berawal dari infrastruktur jalan desa yang ruksak dan belum ada perbaikan , sekaligus di duga kepala desa neglasari setiap bulannya menerima dana CSR dari perusahaan ayam yang berlokasi di kampung Ciakar.(02/05/2023)
Untuk menjawab terkait dgn gejolak dimasyarakat tersebut maka pada tanggal 28 April 2023 kepala desa Neglasari dengan korpimcan kecamatan purabaya yang hadiri oleh perusahaan beserta tokoh masyarakat yang ada mengadakan acara rapat musyawarah yang bertempat di kantor kepala desa, sekaligus untuk mengklarifikasi kepada masyarakat terkait adanya dugaan tersebut.dalam waktu bersamaan kepala desa Neglasari Lili Rahman yang biasa di panggil Lipet memberikan keterangan kepada awak media, bahwa hal terkait dengan dana CSR dari perusahaan ayam tersebut saya atas nama kepala desa tidak tahu menahu dan tidak pernah menerima untuk menjadi pasilitator penerimaan dana CSR tersebut.
CSR ( corvorade social resfonsibility ) itu kan wujud pertanggungjawab perusahaan terhadap lingkungan nya, makanya atas dasar itu kami atas nama pemerintahan desa mendorong terhadap perusahaan agar memliki kepedulian THD lingkungan nya agar terjaga tatanan kondusifitas antara perusahaan dan masyarakat, bukanya kami menerima dana CSR kami tdk punya kapasitas untuk menerima dana CSR tersebut.pungkas nya .
Dan perlu saya sampaikan juga biar masyarakat tahu hasil dari pertemuan musyawarah tersebut menghasilkan beberapa keputusan, di antara nya sekitar bulan Juli 2023 akan dilaksanakan pembangunan persoalan jalan sepanjang 2 KM.yang rinciannya dari dana desa tahapan dua 1,3 km,dari perusahaan menganggarkan 25O juta yang 700 meter lagi swadaya masyarakat yang diprakarsai oleh tokoh masyarakat yang bernama H.baden. dan dana yang dari perusahaan tersebut senilai 250 juta di kelola oleh pihak masyakat melalui bapak H.bades tersebut.
Sementara kami dari pemerintahan desa hanya mengerjakan saja yang dari anggaran dana desa sepanjang 1,3 km tersebut.tambah nya.Di tempat terpisah ketua DPC PWRI kab.sukabumi bung Lutfi Yahya memberikan keterangan, bahwa beliau memberikan apresiasi kepada kepala desa Neglasari tersebut, karena telah sigap serta quick respon untuk menyikapi terkait dengan adanya permasalahan di masyarakat desa tersebut, beliau tidak membiarkan bola melambung tinggi yang akhirnya akan menimbulkan satu gejolak dan kecurigaan masyarakat yang berkepanjangan.Pungkasnya
Lutfi I (Bidik Hukum)






