Menteri Basuki Dorong Peran Arsitek Dalam Pemgembangan Infrastruktur dan Permukiman Yang Berkualitas, Berestetika dan Berkelanjutan

Makassar // Bidikhukum.news.com /
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menghadiri 4th ASEAN Architect Congress 2023 yang diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Makassar, Kamis (27/7/23).
Menteri Basuki mengatakan, arsitek memegang peranan penting dalam pengembangan infrastruktur. Terlebih di era global ini, ruang lingkup arsitek tidak hanya di negara asalnya saja tetapi secara global. Sehingga, untuk meningkatkan daya saing para arsitek ASEAN, pada tahun 2005 seluruh negara anggota ASEAN menyepakati Mutual Recognition Agreement (MRA).
Di bawah kerangka MRA ASEAN, Kementerian PUPR bertanggung jawab untuk memastikan pemenuhan kompetensi tenaga kerja konstruksi, baik yang berpraktik secara nasional maupun internasional di Indonesia, termasuk para arsitek.
Sinergi antara Kementerian PUPR dengan Arsitek Indonesia diwujudkan dalam beberapa proyek. Salah satunya dalam pelestarian bangunan dan kawasan cagar budaya, antara lain rehabilitasi Gelora Bung Karno untuk Asian Games 2018, rehabilitasi Pasar Johar, renovasi Masjid Istiqlal, dan rehabilitasi Rumah Gadang di Solok Selatan.
Para arsitek Indonesia juga berperan penting dalam pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dilaksanakan di 5 DPSP yaitu Danau Toba, Borobudur, Manado-Likupang-Bitung, Mandalika, dan Labuan Bajo. Para arsitek pun turut berperan dalam merancang infrastruktur di IKN Nusantara seperti Kawasan Istana, Kawasan Perkantoran Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, Kompleks Ibadah, hingga Sumbu Kebangsaan.
#SigapMembangunNegeri
Red






