OKTOFEST 2026 Resmi Ditutup, Jepara Perkuat Eksistensi Sentra Seni Patung dan Ukir
JEPARA – bidikhukumnews.com Pameran OKTOFEST 2026 resmi ditutup melalui kegiatan Closing Ceremony yang berlangsung di Kawasan Sentra Industri Seni Patung dan Ukir, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menandai berakhirnya rangkaian pameran sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi seni patung dan ukir sebagai salah satu potensi unggulan industri kreatif Kabupaten Jepara.
Acara penutupan berlangsung dengan rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, sambutan, hingga prosesi penutupan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara Anjar Jambore Widodo, S.Sos., M.H., Ketua Paguyuban Sentra Industri Seni Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jepara, Ketua HIMKI DPD Jepara Raya, Ketua HIMPI BPC Jepara, Ketua Asosiasi Pengrajin Kayu Jepara, serta Petinggi Desa Mulyoharjo.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi usaha, paguyuban, dan para pelaku industri dalam mendukung perkembangan sektor kerajinan kayu dan industri kreatif di Jepara.
Dalam sambutannya, Anjar Jambore Widodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta OKTOFEST 2026 atas partisipasi serta kontribusi mereka dalam menyukseskan pameran.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta, khususnya Paguyuban Sentra Industri Seni Patung dan Ukir Desa Mulyoharjo, apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Penutupan OKTOFEST 2026 sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap para pengrajin dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pameran. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi seni patung dan ukir Jepara kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat keberadaan sentra industri sebagai ruang produktif bagi pelaku usaha kreatif.
Seni patung dan ukir merupakan bagian penting dari identitas budaya sekaligus potensi ekonomi Kabupaten Jepara. Keahlian para pengrajin dalam mengolah kayu menjadi karya bernilai seni memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui inovasi desain, peningkatan kualitas produk, serta promosi yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan pameran seperti OKTOFEST, karya para pengrajin diharapkan semakin dikenal masyarakat luas dan mampu memperkuat daya saing produk seni Jepara.
Dengan berakhirnya rangkaian OKTOFEST 2026, semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, paguyuban, asosiasi, dan pelaku industri diharapkan terus terjaga. Keberlanjutan kegiatan serupa menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pelestarian seni patung dan ukir, memperkuat industri kreatif, serta menjaga Jepara sebagai daerah yang dikenal dengan tradisi seni ukir dan kerajinan kayunya.
Reporter: Amin Andrianto
