Pembangunan saluran irigasi di kampung Kamandoran RT 03 RW 09 menggunakan bahan matrial yang setandar dan layak
Kabupaten Sukabumi – bidikhukumnews.com || Setelah beberapa media menaikan berita pembangunan saluran irigasi yang berlokasi di kampung kamandoran RT 03 RW 09, desa karangtengah, kecamatan Cibadak, kabupaten Sukabumi, jawa barat. yang sudah berlangsung sekitaran beberapa hari kebelakang pengerjaanya, ternyata menggunakan bahan matrial yang layak. saya memantau langsung ke lokasi pembangunan nya hari ini Minggu 13/04/2025.
setelah beredar nya pemberitaan pembangunan saluran irigasi tersebut yang menggunakan bahan-bahan matrial yang kurang layak saya pun penasaran mendatangi lokasi dan kebetulan lokasi tersebut di wilayah ke RT an saya sendiri, kampung kamandoran RT 03 RW 09.
ternyata menggunakan bahan-bahan yang layak.
dan saya sempet berbincang dengan penanggung jawab proyek tersebut betul katanya ada pencampuran pasir denga pasir kali dan itu di karenakan untuk merekatkan pelesteran karna kalo pake full pasir cimangkok pelesteran nya tidak nempel dan itu di jelasken juga oleh pekerja bangunanya sendiri.
Karna Alhamdulillah perekrutan tenaga kerja nya pun memakai juga warga sekitar ke RT an saya. ada beberapa orang, dan warga pun bersyukur dengan adanya proyek tersebut bisa ada penghasilan, kebetulan di wilayah saya mayoritas pekerja bangunan, (tukang).
jadi merasa terbantu juga dari sisi ekonominya. lumayan denga jangka waktu kerja selama 60 hari kalender.
jadi bila ada yang memberitakan proyek tersebut menggunakan matrial yang tidak layak saya bisa mempertanggung jawab kan karna itu pembangunanya di wilayah ke RT an saya sendiri. kalo untuk pencampuran pasir tersebut itu benar adanya dengan alasan di atas tadi karna keluhan dari tukang itu kalo full pake pasir cimangkok pelesteran nya gak nempel, tapi pasir kali nya juga cukup baik.
karna saya pantau langsung ke lokasi kebetulan tidak jauh dari rumah tempat saya tinggal yang hanya kurang lebih 150 meter ke lokasi bahkan sangat terlihat dari rumah saya sendiri pun.
Jurnalis: Achmad Saepudin, (Madun)









