“PERLU PENAMBAHAN LOKET PENYERAHAN OBAT DI DKH CIBADAK” Antrean Panjang dan Wajah Lesu Penunggu Pasien Jadi Pemandangan di Waktu Sore

Sukabumibidikhukumnews.com ||
Hasil pantauan tim media di DKH Cibadak pada Selasa (17/06/25), menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan penambahan loket penyerahan obat bagi pasien rawat jalan. Hal ini terlihat dari antrean panjang yang masih mengular bahkan setelah waktu salat Magrib.

Sejumlah penunggu pasien yang ditemui awak media mengaku sudah menunggu sejak pukul 15.00 WIB, namun hingga pukul 18.43 WIB belum juga mendapat panggilan untuk pengambilan obat. Terlihat raut wajah lelah dari para penunggu pasien yang duduk berdesakan di sekitar area loket farmasi.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh beberapa keluarga pasien rawat jalan. Mereka menyayangkan lamanya waktu tunggu serta minimnya petugas yang melayani penyerahan obat. “Kalau pasiennya sedikit mungkin masih bisa dimaklumi, tapi kalau ramai seperti sekarang, jelas sangat tidak efektif hanya dilayani oleh dua orang saja,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai informasi, pelayanan pengambilan obat di DKH Cibadak saat ini hanya dilayani oleh dua petugas, sementara jumlah pasien rawat jalan yang datang dari berbagai poli seperti poli anak, poli bedah, dan poli saraf terus meningkat setiap harinya.

Melihat kondisi ini, masyarakat berharap agar manajemen rumah sakit segera mengambil langkah penambahan petugas maupun loket pengambilan obat, khususnya di jam-jam padat. Penambahan tenaga bantu atau relawan farmasi sangat dibutuhkan demi menjaga kenyamanan dan efisiensi layanan kepada masyarakat.

Diharapkan pihak DKH Cibadak bisa segera menanggapi keluhan ini, demi menciptakan pelayanan yang lebih humanis dan profesional.

Jurnalis : Abdul

bidikhukumnews.com