WARGA DESA KASIALA MENINGGAL DUNIA SETELAH TERDAMPAR PETIR SAAT BERBURU DI HUTAN
7 NOVEMBER 2026 — Seorang warga Desa Kasiala, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una‑Una, meninggal dunia setelah tersambar petir ketika sedang beraktivitas berburu di kawasan hutan Dusun Linte Tua (Rapa Bogu), sekitar wilayah Sungai Salubuko, pada Kamis (5/11/2026) sore.
Berdasarkan keterangan awal dari pihak keluarga dan petugas lapangan, korban pergi ke hutan sendirian sejak siang hari. Cuaca di wilayah itu tiba‑tiba berubah menjadi mendung gelap disertai angin kencang dan hujan lebat disertai guntur. Saat sedang berada di area terbuka hutan, korban terkena sambaran petir dan langsung kehilangan kesadaran.
Teman seperjalanan yang ada tidak jauh dari lokasi segera meminta bantuan warga sekitar. Tim warga kemudian melakukan evakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat. Namun tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba.
Kepala Desa Kasiala memberikan pernyataan bahwa pihaknya telah membantu proses pengurusan jenazah dan memberikan dukungan kepada keluarga duka. Pihaknya juga mengimbau seluruh warga untuk berhati‑hati, terutama sebelum memasuki hutan atau pergi ke wilayah terbuka saat cuaca tidak menentu.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Kami minta kepada warga: jika melihat cuaca mulai buruk, segera cari tempat perlindungan yang aman dan menunda perjalanan ke hutan,” ujar Kepala Desa Kasiala.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una‑Una juga menyampaikan imbauan darurat. Saat musim hujan tiba, risiko sambaran petir di wilayah perbukitan dan hutan cukup tinggi. Warga disarankan tidak berteduh di bawah pohon besar, tidak berada di area dataran tinggi terbuka, dan segera kembali ke pemukiman jika tanda‑tanda badai mulai muncul.
Hingga saat ini jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka untuk proses pemakaman. Pihak keluarga meminta privasi untuk masa berkabung.
Reporter: YN. Ladehu_Waka Perwil Sulteng

