Diduga Proyek Reboisasi Pantai di Desa Longkoga Timur di Kerjakan Asal – Asalan Sehingga Gagal Total, Diminta APH dan Dinas Terkait Periksa Apabila Terbukti Penjarakan
Banggai -bidikhukumnews.com
kegiatan Reboisasi pantai yang ada di desa Longkoga timur kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai provinsi Sulawesi Tengah, menuai sorotan warga setempat, karena diduga dalam pekerjaan proyek reboisasi pantai hanya dikerjakan asal – asalan sehingga proyek reboisasi tersebut gagal total. 13/2/2025
Proyek yang beranggotakan sepuluh orang tersebut dengan kelompok, di duga proyek gagal total
Pasalnya proyek tersebut mulai dari penanaman sampai dengan pemagaran tidak ada yang melibatkan masyarakat atau tokoh masyarakat yang ada di seputaran proyek tersebut, bahkan sampai sekarang proyek pada tahun 2024 yang bersumber dana APBN di duga gagal total
Untuk itu masyarakat meminta agar dinas terkait, menindak lanjuti proyek ini sebagaimana harapan masyarakat kepada pemerintah yang terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ujar, narasumber yang tidak mau di sebut namanya.
Pasalnya proyek ini hanya di kerjakan oleh pengurus kelompok dan tidak melibatkan anggota kelompok dan masyarakat yang ada di sekitaran pantai dan sudah meresahkan warga sekitar nya,
Sementara kami sebagai masyarakat yang berada di bibir pantai tidak mengetahui proyek dari mana dan anggaran dari mana serta berapa jumlah anggaran tersebut, ujar nya ke media ini.
sebagai masyarakat kami mengharap pemerintah desa ada keterbukaan dalam pengololaan kegiatan swakelolah tersebut. menurut pegawai kehutanan, itu di kerjakan oleh kelompok karena ada nama kelompok yang di ajukan ke dinas kehutanan untuk bertanggung jawab dalam kegiatan swakelolah tersebut mirisnya itu tidak sesuai di lapangan, karena pekerjaan itu hanya dikerjakan oleh beberapa orang,
kami masyarakat menyayangkan, kegiatan pekerjaan ini ada indikasi tercium bauh aroma tak sedap. Mereka menyayangkan program kegiatan Reboisasi ini gagal karena Rusak.
Saat awak media komfirmasi ke Tim Teknis Program Kegiatan Reboisasi Pantai lewat WhatsApp dengan No 08525504XXXX, selamat malam terkait kegiatan itu silahkan bapak koordinasi dengan ketua kelompok karena mereka yang bertanggungjawab kegiatan tersebut karena mereka punya perjanjian kerja, kelompok sendiri yang tauh apa yang terjadi dilapangan. Ucapnya
Lanjutnya, itu sampai sekarang belum ada laporan dari kelompok apa penyebab, sampai sekarang belum ada info dari mereka. Terangnya
Kaperwil Sulteng
R.MARONTOH








