POPDIKSI dan Wahana Ilmu Siap Bagikan 200 Mesin Fotokopi Gratis untuk Sekolah
Sukabumi – bidikhukum.com || Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI) bekerja sama dengan CV Wahana Ilmu siap membagikan 200 mesin fotokopi gratis kepada sekolah dan madrasah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi anggaran operasional, terutama dalam pengadaan alat tulis kantor (ATK) yang bersumber dari BOSP dan BOP Madrasah.
Manajer Marketing CV Wahana Ilmu, Neng Tini Rahmawati, mengatakan bahwa dengan adanya mesin fotokopi ini, sekolah dapat lebih mandiri dalam mencetak dokumen. “Kami memahami bahwa biaya fotokopi di luar bisa menjadi beban bagi sekolah. Dengan program ini, kami berharap sekolah dapat mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas,” ujarnya saat ditemui di kantornya di Jalan Selakaso, Kota Sukabumi, Minggu (16/2/2025).
“Kami ingin sekolah benar-benar merasakan manfaatnya. Oleh karena itu, selain mesin berkualitas, kami juga menyediakan layanan teknisi dan sparepart secara gratis,” tambah Neng Tini.
Sekretaris Umum POPDIKSI, Sulaemi, yang ditemui di tempat yang sama, menegaskan”Kami melihat masih banyak sekolah yang menghabiskan dana besar hanya untuk kebutuhan cetak-mencetak. Dengan adanya mesin ini, sekolah bisa lebih hemat dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan administrasi,” katanya.
“Kami ingin memastikan bahwa sekolah tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pendampingan agar mesin ini dapat digunakan secara optimal,” ujarnya.
“Ini adalah bentuk konkret dari sebuah perkumpulan yang peduli pendidikan, bukan hanya mencari-cari kesalahan tanpa memberikan masukan atau kontribusi yang bagus untuk pendidikan, baik secara ide maupun kerja nyata,” tegasnya.
Kepala salah satu madrasah di Sukabumi, H.A.F., menyambut baik program ini. Ia menilai bantuan ini akan sangat membantu sekolah dalam menghemat anggaran. Salah satu orang tua siswa, T, juga menyatakan bahwa program ini sangat positif. “Lebih hemat daripada harus selalu menggunakan jasa fotokopi di luar,” ujarnya.
Aktivis LSM Didit Heryadi menilai program ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi anggaran pendidikan. “Sekolah bisa lebih transparan dalam pengelolaan anggaran dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan administrasi,” katanya.
POPDIKSI dan CV Wahana Ilmu membuka kesempatan bagi sekolah yang ingin mendapatkan fasilitas ini. Sekolah yang berminat dapat mengajukan permohonan melalui POPDIKSI agar program ini dapat menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan di Sukabumi.
Reporter : Staf redaksi







