Perkuat Sinergi, Polres Cianjur dan Insan Pers Rayakan HPN 2026 dengan Semangat “Pers Sehat untuk Bangsa Kuat

CIANJUR –bidikhukumnews.com

Sinergi strategis antara penegak hukum dan insan pers ditegaskan kembali dalam acara syukuran memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Polres Cianjur, Senin (9/2/2026). Acara yang berlangsung di Aula Bhayangkara ini bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi komitmen bersama untuk membangun kemitraan yang berlandaskan kepercayaan, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan bertema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” itu dihadiri secara langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho, beserta jajaran pimpinan, serta segenap pimpinan dan anggota dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kabupaten Cianjur. Kehadiran Wakapolres KOMPOL Mohamad Ardi Wibowo dan para pejabat utama turut menyemarakkan acara silaturahmi yang penuh makna ini.

Dalam pidato kunci yang disampaikannya, Kapolres AKBP Dr. A. Alexander Yurikho menempatkan pers sebagai pilar keempat demokrasi yang perannya krusial bagi stabilitas nasional. “Peringatan HPN adalah momentum reflektif untuk mengapresiasi dan sekaligus mengingatkan akan peran vital pers sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Dalam konteks penegakan hukum, pers adalah mitra strategis Polri,” tegasnya.

Alexander Yurikho kemudian menguraikan dengan detail relevansi tema HPN tahun ini. Ia menegaskan bahwa pers yang sehat – yang ditandai dengan profesionalisme, independensi, dan beretika – adalah prasyarat untuk membangun ekonomi berdaulat dan ketahanan bangsa. “Informasi yang konstruktif, edukatif, dan terverifikasi dari pers yang sehat akan menciptakan iklim kepercayaan publik. Ini adalah fondasi bagi iklim investasi yang kondusif dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” paparnya lebih lanjut. Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara kepolisian dan media massa merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui penyebaran informasi yang menenangkan dan mencegah disinformasi.

Puncak acara yang sarat simbolisme terjadi saat prosesi pemotongan dan penyerahan tumpeng. Tumpeng tersebut tidak hanya dibagikan secara umum, tetapi secara khusus diserahkan oleh Kapolres dan Wakapolres kepada dua perwakilan simbolis: seorang wartawan muda dan seorang wartawan perempuan. Ritual ini dimaknai sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap kontribusi dan masa depan jurnalisme. “Penyerahan ini adalah komitmen kami untuk mendukung keberagaman, regenerasi, dan peningkatan peranan perempuan di dunia pers. Masa depan jurnalisme yang inklusif dan berkelanjutan dimulai dari dukungan terhadap elemen-elemen ini,” jelas Alexander.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemajuan insan pers dan ramah tamah yang berlangsung hangat dan akrab. Suasana kekeluargaan yang terbangun mencerminkan kuatnya pondasi hubungan yang telah dijalin.

Melalui penyelenggaraan acara ini, Polres Cianjur menyampaikan harapan agar kolaborasi dan komunikasi dua arah yang telah terbina dapat terus diintensifkan. Sinergi yang solid diyakini bukan hanya akan memperkuat fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang edukatif, tetapi lebih jauh, dapat menjadi motor penggerak terciptanya stabilitas dan kemajuan bersama bagi masyarakat Kabupaten Cianjur. Acara HPN 2026 ini menutup dengan pesan jelas: kemitraan polisi dan pers yang sehat adalah prasyarat mutlak untuk mencapai cita-cita bangsa yang kuat dan berdaulat.

HDS/AS

bidikhukumnews.com