Pelatihan Vokasi Nasional di Sukabumi Cetak SDM Siap Kerja, 176 Peserta Ikuti Program Kemenaker RI

SUKABUMIbidikhukumnews.com
Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menekan angka pengangguran terus dilakukan pemerintah melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026 yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh jajaran Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI). Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan pelatihan vokasi nasional yang berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BBPVP Bandung, Reni, menjelaskan bahwa pelatihan vokasi nasional menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.

“Pelatihan Vokasi Nasional Batch II ini merupakan program lanjutan dari Kementerian Ketenagakerjaan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sukabumi, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui UPTD yang menjadi binaan BBPVP Bandung,” ujarnya.

Sebanyak 176 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi ke dalam 10 program kejuruan. Seluruh jurusan yang dibuka telah melalui proses identifikasi dan analisis kebutuhan tenaga kerja sehingga selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang berkembang di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Reni, sinkronisasi antara program pelatihan dan kebutuhan industri menjadi faktor penting agar lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap ke dunia kerja.

“Program yang diselenggarakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata industri. Dengan demikian, peserta memiliki kompetensi yang sesuai dan siap bersaing di pasar kerja,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan instrumen penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus menjadi solusi dalam mengurangi angka pengangguran terbuka, khususnya di kalangan usia produktif.

Melalui pembekalan keterampilan dan sertifikasi kompetensi, para peserta diharapkan mampu memasuki dunia kerja, membuka usaha mandiri, maupun menciptakan peluang kerja baru di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Sigit Widarmadi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat melalui program pelatihan vokasi yang berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi melalui program pelatihan vokasi. Program ini sangat penting dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026, diharapkan lahir tenaga-tenaga kerja baru yang profesional, produktif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Reporter: SR