AKSI JILID I – DEPAN BALAI KOTA BOGOR “RSUD Kota Bogor Bangkrut, Walikota Harus Bertanggung Jawab!”

Bogorbidikhukumnews.com || Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya bersama elemen masyarakat dan mahasiswa turun ke jalan menggelar Aksi Jilid I di depan Balai Kota Bogor. Aksi ini merupakan perlawanan rakyat terhadap gagalnya manajemen RSUD Kota Bogor yang kini menanggung utang Rp93 miliar dan tunggakan belanja pegawai Rp2,7 miliar. Senin (18 Agustus 2025)

Krisis ini adalah bukti kegagalan total manajemen RSUD dan sekaligus cermin lemahnya kepemimpinan Walikota Bogor yang telah membiarkan rumah sakit rakyat dikelola dengan cara semrawut hingga terancam bangkrut.

🚨 Utang menggunung, pegawai tak dibayar, pelayanan terancam lumpuh!
Ini bukan sekadar masalah administrasi, tetapi ancaman langsung terhadap hak rakyat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan!

Massa aksi menyatakan tuntutan tegas:

1. Copot Direktur RSUD Kota Bogor sekarang juga!

2. Audit total keuangan RSUD, bongkar semua kebocoran anggaran!

3. Bayarkan segera hak tenaga medis dan pegawai RSUD!

4. Walikota Bogor jangan cuci tangan – harus bertanggung jawab penuh!

Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menegaskan:
“RSUD adalah milik rakyat, bukan milik pejabat yang gagal! Jika RSUD bangkrut, rakyat kecil yang jadi korban. Walikota tidak bisa lagi bersembunyi di balik alasan – ini murni kegagalan kepemimpinan dan pengawasan!”

Aksi Jilid I ini adalah peringatan keras bagi Pemerintah Kota Bogor. Jika tidak ada langkah nyata untuk menyelamatkan RSUD, maka KPP Bogor Raya bersama rakyat akan melanjutkan perlawanan dengan Aksi Jilid II di Istana Bogor pada 25 Agustus 2025 dengan skala yang lebih besar.

✊ SELAMATKAN RSUD KOTA BOGOR!
✊ COPOT DIREKTUR RSUD!
✊ WALIKOTA HARUS BERTANGGUNG JAWAB!

Reporter: Erik