BEM FH USN Kolaka Gelar Dialog Publik Nasional, Hadirkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI dan Pimpinan KPU-Bawaslu Sultra
Kolaka Sultra – bidikhukumnews.com Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka akan menggelar Dialog Publik Nasional bertajuk “Membaca Arah Demokrasi Indonesia: Perspektif Konstitusi, Sistem Kepemiluan, dan Tata Kelola Pemilu Menuju Pemilu 2029” pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Auditorium USN Kolaka.
Mengangkat isu strategis mengenai masa depan demokrasi Indonesia, kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, S.PWK., sebagai keynote speaker, bersama Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si., Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Rektor USN Kolaka, Dekan Fakultas Hukum USN Kolaka, serta sejumlah akademisi dan pemangku kepentingan lainnya.
Forum akademik tersebut dirancang sebagai ruang dialog yang mempertemukan pembentuk kebijakan, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk mendiskusikan berbagai tantangan demokrasi Indonesia, mulai dari penguatan konstitusi, sistem kepemiluan, hingga tata kelola pemilu yang berintegritas dalam menyongsong Pemilu 2029.
Ketua BEM Fakultas Hukum USN Kolaka, Sucianti Ramadhani, mengatakan bahwa penyelenggaraan dialog publik ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadirkan ruang diskusi yang produktif terhadap isu-isu kebangsaan.
“Demokrasi yang berkualitas tidak hanya dibangun melalui proses elektoral, tetapi juga melalui ruang dialog yang mampu mempertemukan berbagai perspektif. Kehadiran Wakil Ketua Komisi II DPR RI bersama pimpinan penyelenggara pemilu Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara negara, akademisi, dan masyarakat dalam merumuskan arah demokrasi Indonesia yang semakin matang dan berintegritas menuju Pemilu 2029,” ujar Sucianti.
Ia menambahkan, sebagai institusi akademik, Fakultas Hukum USN Kolaka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi ruang lahirnya pemikiran kritis dan solusi terhadap berbagai persoalan ketatanegaraan. Oleh karena itu, dialog publik ini diharapkan tidak hanya menghasilkan diskusi yang berkualitas, tetapi juga melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan sistem demokrasi dan kepemiluan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Hukum USN Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum-forum akademik yang memperkuat budaya intelektual, memperluas partisipasi publik, serta mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga penyelenggara pemilu dalam mengawal demokrasi yang berlandaskan konstitusi.
Forum ini diharapkan menjadi salah satu ruang diskursus strategis di Sulawesi Tenggara dalam menyambut agenda demokrasi nasional menuju Pemilu 2029.
Reporter: Mulyadi Ansan
(Kaperwil Sultra)






