“Camat Talawaan Resmi Buka Pesta Rakyat Paniki Baru: ‘Mari Bangun Desa dari Warga untuk Warga!'”
Lomba Line Dance Meriahkan HUT Ke-81 RI di Desa Paniki Baru
Minahasa Utara – bidikhukumnews.com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Pemerintah Desa Paniki Baru bersama panitia penyelenggara menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan yang terbuka untuk umum. Acara pembukaaan berlangsung meriah di halaman desa setempat, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (22/07/2026).
Beragam lomba digelar untuk memeriahkan suasana kemerdekaan, mulai dari lomba perahu mini, motor lambat, hingga Line Dance yang bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan lomba tradisional seperti lari karung, lari kelereng, dan makan kerupuk. Pendaftaran untuk seluruh kegiatan tersebut GRATIS, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk ikut berpartisipasi.
Khusus untuk lomba Remy, Gaplek, dan Catur, panitia memberlakukan biaya pendaftaran. Untuk lomba Remy dan Gaplek dipungut biaya sebesar Rp2.000, sedangkan untuk lomba Catur sebesar Rp5.000 per peserta.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Camat Talawaan, Ruben Lengkong, SIP., M.Si., serta Hukum Tua Lenda S. Mokalu, dan Ketua BPD Drs. Hanny Kumontoy. Dalam sambutannya, Camat Talawaan mengajak seluruh warga untuk turut serta memeriahkan kegiatan tersebut.
“Mari melibatkan diri, memeriahkan acara ini, sambil mengingat bahwa Tuhan yang memberikan kemerdekaan kepada bangsa kita dan memelihara bangsa kita sampai saat ini yang ke-81,” ujar Ruben Lengkong di hadapan warga dan undangan.
Camat juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun desa. “Perlombaan ini akan dapat memberi kita semangat untuk membangun desa, semangat untuk bekerja sama di desa kita. Mari sama-sama ciptakan desa kita menjadi desa yang dibanggakan, desa yang bisa mensejahterakan warganya, dari warga untuk warga,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan terhadap program-program yang ada serta kolaborasi antara Hukum Tua dan perangkat desa. “Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan. Dahulu para pejuang juga bersama-sama, dan sekarang kita akan melanjutkan perjuangan mereka di dalam kehidupan yang ada di desa yang sama-sama kita cintai,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Camat Talawaan menyampaikan salam kemerdekaan untuk seluruh masyarakat dengan seruan “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” yang disambut antusias oleh warga.
Pada akhir acara pembukaan, Hukum Tua Lenda S. Mokalu secara simbolis menyerahkan hadiah kupon nomor undian berupa kipas angin kepada salah satu warga beruntung. Panitia berkomitmen untuk menyediakan kupon undian berhadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan masyarakat yang hadir.
Komitmen Keamanan dan Kemeriahan
Panitia yang diketuai oleh Nelson Ilato, dengan Sekretaris Fanny Rumondor, dan Bendahara Maya Lumingkewas, berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan kegiatan. Perangkat desa dan Linmas turut dikerahkan untuk memastian kelancaran dan kenyamanan seluruh peserta dan pengunjung.
“Kami berkomitmen kegiatan ini akan dibuat semeriah mungkin dan tetap mengutamakan keamanan seluruh warga Desa Paniki Baru,” ujar Ketua Panitia Nelson Ilato.
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Panitia juga mengumumkan bahwa pada puncak acara tanggal 17 Agustus 2026 nanti, akan digelar lomba Panjat Pinang dengan hadiah yang sangat meriah. Kegiatan ini diprediksi akan menjadi daya tarik utama dan semakin menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI di Desa Paniki Baru.
Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan meriah, perayaan kemerdekaan di Desa Paniki Baru diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun desa.
(Jun)






