Terungkap! “Sebagian Asset Dan Anggran Perbaikan Mobil (Rescue/Penyelamatan) BPBD TOUNA Lenyap Tanpa Data”

TOUNAbidikhukumnews.com || Pada pemebritaan sebelumnya media ini menayangkan : MIRIS! 3 Tahun Rusak, Mobil Oprasional (Rescue/Penyelamatan) BPBD TOUNA, Diduga habiskan PULUHAN JUTA Untuk Perbaikan” Dimana penjelasan dan konfirmasi Kepala BPBD Touna Mohammad Asrar M.Ali mengatakan : biaya perbakan dari anggaran APBD Tahun 2022 dan 2023 untuk perbaikan mobil tersebut dengan total anggaran perbaikan telah mencapai Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah). Dan mobil tersebut hanya bertahan 2 minggu dan rusak Kembali hingga sekarang diparkir disalah satu bengkel yang ada di kelurahan Malotong, depan kampus untad 2 ampana. (11 Juli 2025)

Info baru melalui sekretaris BPBD Hasbullah B. Talib saat Kembali di kenfirmasi secara terpisah oleh media mengatakan : bahwa anggaran yang habis dalam perbaiakan mobil tersebut bukan hanya Rp. 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) tetapi setahu saya tahun kemarin ada juga anggran perbaikannya sebesar Rp. 30.000,000,- (Tiga puluh Juta Rupiah) Kalau di tambahkan dengan yang di sambapaikan pak kaban, berarti total perbaikan yaitu sebesar Rp. 90.000.000,- (SEMBILAN PULUH JUTA RUPIAH), terkait 2 buah motor dinas, ada 1 saya perbaiki, sementara yang 1 lagi saya tidak ketahui keberadaannnya, begitupun Genset yang hilang didalam kantor saya tidak ketahui, apakah hilang? Rusak atau di curi orang? Bahkan kompor dan tabung gas dalam kantor juga hilang tanpa keterangan pasti apakah di curi orang atau Dimana keberadan asset asset terebut.

Sekretaris juga menmbahhkan,”saya semenjak bertugas dan di amanatkan sebagai sekretaris BPBD Touna, sudah pernah meminta untuk melihat data asset kantor kepada Kasubag, namun sampai saat ini saya tidak pernah di perlihatkan, apa semua asset yang ada, apa yang rusak dan apa yang hilang”. Tuturnya mengakhiri pertanyaan media.

Dari pemberitaan sebelumnya dan konfirmasi ke 2 pejabat BPBD Touna, Public mempertanyakan kesiapan dan transparansi instansi tersebut, bagaimana akan mengantisipasi dalam mengurangi resiko bencana, kalau alatnya banyak hilang dan kendaraan oprasionalnya bertahun tahun tidak jalan?, public meminta kepada perintahan yang baru, khususnya Bupati Touna segera mengevaluasi instansi tersebut dan mengarahkan pihak terkait melakukan audit dan pendatan asset, public juga meminta pihak terkait” tidak hanya menunggu aduan dan laporan Masyarakat atau nanti VIRAL baru akan bergerak”.

Public juga berharap kepada pihak terkait!, untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati, agar bisa jemput bola dan melakukan monitoring sesuai tupoksi masing masing dengan berpijak pada regulasi.
Sampai berita ini naik tayang belum ada keterangan resmi dan tanggapan dari pihak BIDANG ASSET MAUPUN INSPEKTORAT PEMDA TOJO UNA-UNA.

Reporter: Kabiro Touna (YN. Ladehu).

bidikhukumnews.com