MIRIS! 3 Tahun Rusak, Mobil Oprasional (Rescue/Penyelamatan) BPBD TOUNA, Diduga habiskan PULUHAN JUTA Untuk Perbaikan”
TOUNA – bidikhukumnews.com || Hasil penelusuran media tentang mobil oprasional lapangan (Rescue/Penyelamatan) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tojo Una-una (BPBD) sejak tahun 2022 tidak pernah terlihat karena sudah 3 tahun terakhir mobil tersebut mengalami kerusakan.
Saat ini mobil tersebut terlihat terparkir di salah satu bengkel didepan kampus untad 2 ampana dikelurahan malotong, kecamatan ampana kota, kabupaten tojo una-una, SULTENG. dan 2 motor dinas juga kini tidak terlihat berada dikantor tersebut, saat media memantau dan mendatangi lansung kantor bencana pada hari selasa 8/7/25. dan konfirmasi kepada Kepala BPBD Touna Mohammad Asrar M.Ali mengatakan :
“ bahwa memang benar saat ini mobil tersebut masih berada di bengkel. karena menurut orang bengkel saat itu dipalu, pada awal kerusakannya ada alat yang harus di beli seharga Rp.6.000.000,- perbuah dan di butuhkan sebanyak 4 buah dengan total anggaran Rp. 24.000.000,- saat keluar dari bengkel dipalu, mobil itu sempat beroprasi selama 2 minggu di ampana kemudian rusak lagi, sehingga masuk di bengkel yang ada di malotong dan menurut orang bengkel masih ada lagi alat yang mau dibeli dan diganti, tapi alatnya hanya ada di Surabaya dan harus dipesan dulu, Adapun sumber anggaran perbaikan mobil tersebut dari APBD, pada tahun 2022 sebesar Rp.30.000.000,- dan pada tahun 2023 sebesar Rp.30.000.000,- dengan total anggaran perbaikan telah mencapai Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah).
Sementara 2 buah motor dinas dan genset saat ditanyakan, kepala BPBD Touna menambahkan “ke 2 motor tersebut juga dalam keadaan rusak dan menunggu anggaran perbaikan pada tahun 2025 ini, sekalian dengan perbaikan mobil tersebut agar semuanya kembali beroprasi untuk menunjang kinerja dalam siaga bencana,
Diapun menambahkan Mengenai genset milik kantor sudah lama hilang dan tidak dilaporkan kehilangan” tutup asrar yang di dampingi oleh sekretaris, kasubag perencanaan dan kasubag aset diruangan kerjanya.
Reporter: Kabiro Touna (YN. Ladehu)







