Tujuh Bulan Tanpa Kepastian, Ribuan Warga Bogor Barat Turun Gunung, Geruduk Kantor Bupati Bogor
Bogor – bidikhukumnews.com
Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parungpanjang (AMCRP) bergerak menuju kantor Bupati Bogor di Cibinong, Senin 4 April 2026. Massa datang menggunakan sepeda motor, puluhan truk tambang, mobil bak terbuka, hingga bus.
Mereka menuntut agar aktivitas galian tambang legal di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni Rumpin, Cigudeg dan Parungpanjang, kembali dibuka setelah ditutup Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada akhir September 2025.
Iring-iringan kendaraan peserta aksi terlihat melintas di ruas jalan utama wilayah Kecamatan Ciseeng sejak pagi hari.
Sejumlah kendaraan tampak dipenuhi spanduk dan poster bertuliskan AMCRP
“Iya, jumlahnya banyak sekali. Dari tadi sekitar pukul 09.30 WIB terus melintas. Hampir semua kendaraan bawa spanduk AMCRP,” ujar roni, warga Cigudeg.
Farid, membenarkan adanya pergerakan massa aksi dari wilayah barat Kabupaten Bogor menuju Cibinong.
Pihak kepolisian pun telah menerjunkan personel untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
“Iya, ada konvoi massa dari Rumpin, Cigudeg, dan Parungpanjang menuju Kantor Bupati Bogor dalam rangka unjuk rasa. Kami sudah tempatkan petugas di titik-titik strategis,” ungkapnya.
Dua titik pengamanan utama yang dijaga aparat yakni Simpang Tiga Putat Nutug dan Simpang Empat Ciseeng. Kedua lokasi tersebut dikenal sebagai jalur vital dengan aktivitas kendaraan yang tinggi.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut guna mengurangi kemacetan, Warga diminta menggunakan jalur alternatif serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
Reporter: Cecep Muklis.






