Warga Cililin Mengajukan Permohonan Kepada Pj Bupati Bandung Barat
Bandung- bidikhukumnews.com
Salah seorang warga Cililin, Uden Ruhiat mengajukan permohonan kepada Pj Bupati Bandung Barat untuk mengganti rumahnya yang terdampak oleh jalur pembuangan sampah di Pasar Cililin.
Menurut Ujen, rumahnya yang terletak di Kampung Cinta Karya 03/08, Desa Cililin, telah mengalami kerusakan akibat pembuangan sampah yang tidak terkontrol. Ia khawatir bahwa keadaan ini dapat membahayakan jiwa dan mengganggu kesehatan keluarganya.Sabtu,25/01/2025.
Ujen telah melampirkan dokumen yang mendukung permohonannya dan meminta agar Pj Bupati Bandung Barat dapat mempertimbangkan permohonannya untuk mengganti rumahnya dengan anggaran yang sesuai.
Pada 4 tahun lalu, Pasar Cililin direncanakan untuk dijadikan jalur pembuangan sampah. Rencana ini berdampak pada 4 rumah warga, termasuk rumah orang tua Ujen, bibi, dan tetangga.
“Sayangnya, janji kompensasi yang diucapkan oleh pihak terkait belum juga terealisasi hingga saat ini. Hanya satu rumah yang telah dibantu oleh pihak ormas, sedangkan rumah-rumah lainnya masih menunggu kepastian,” kata Uden Saat di temui awak media bidik hukum di rumahnya.
Rembesan air sampah mengalir ke rumah warga
Ujen telah mencoba menghubungi pihak terkait, termasuk kepala pasar Cililin, namun hanya mendapatkan jawaban bahwa keadaan anggaran pemerintah sedang sulit dan defisit.
“Saya berharap bahwa pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah ini dan mengganti rumah kami sesuai dengan janji yang telah dibuat,” kata Uden.
Lebih lanjut, Ujen menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan Kadis Indag Bandung Barat H. Maman, beliau berjanji akan menyelesaikan masalah rumah-rumah yang terkena dampak jalur pembuangan sampah Pasar Cililin. Namun, hingga saat ini, janji tersebut belum juga terealisasi.
“Kondisi ini telah berlangsung selama 4 tahun, dan berdampak pada kesehatan keluarga saya. Ibu saya menderita pembengkakan jantung karena usia yang sudah lanjut, ditambah kondisi lingkungan yang buruk akibat bau menyengat dan banyaknya belatung serta sampah pasar yang masuk ke rumah, telah menambah penderitaan keluarga saya,” Ucap Uden.
Akibat bau menyengat tersebut, Ujen dan keluarga merasa terganggu untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, saking menusuknya bau limbah yang muncul, membuat pusing kepala saat akan bernafas menghirup udara.
Selain itu, kondisi rumah keluarga Ujen yang berada di jalur pembuangan sampah Pasar Cililin telah mengalami kerusakan akibat adanya pergeseran tanah dan rembesan air penampungan sampah. Air sumur mereka telah menjadi hitam dan bau, sehingga tidak bisa digunakan lagi.
Tumpukan sampah pasar cililin menimbulkan aroma menyengat yang membahayakan kesehatan warga.sekitar
“Diduga pencemaran air bersih disebabkan karena air dari tumpukan sampah yang berada di TPS terserap hingga mencemari air tanah di lokasi tersebut,” imbuhnya
“Kami hanya ingin memiliki tempat tinggal yang sehat dan aman,” kata Ujen. “Kami berharap bahwa pemerintah melalui Disperindag Bandung Barat dapat segera menyelesaikan masalah ini dan mengganti rumah kami sesuai dengan janji yang telah dibuat.”
Pewarata
Kabiro Bandung Barat
Dessi







