Kepala Sekolah SMKS Insan Karya Nusantara Diduga Kuat Selewengkan Dana PIP

Cianjur–bidikhukumnews.com–Di duga kuat, oknum kepsek Smks Insan karya Nusantara, diduga telah menggelapkapkan dana program indonesia pintar(PIP), selaku kepsek Tatep ” operator atas nama. Dikdik Hermawan. semua siswa/siswi, merasa di rugikan, apalagi orang tua siswa merasa di rugikan, tuturnya. karna mengapa merasa di rugikan , setelah hasil investigasi wartawan kami di lapangan, bahkan bukti rekaman pun ada dan bukti siswa yang seharusnya yang berinisial( I..N), “mendapatkan pada tahun 2021 sampai 2022 tidak pernah menerima, ada pun yang menerima hanya sebagian saja, tuturnya. setelah kita cek dari hasil nomor NISN siswa tersebut ternyata mendapatkan” dan ada sebagian yang di kasihkan hanya sebagian saja, ujar warga dan siswa yang di rugikan,dan di sunat dengan nominal berpariatif persiswa, dengan alibi di minta sukarela, tapi muncul nominal, menurut pernyataan salah satu warga, apalagi pada tahun 2018 sampai 2019 tidak pernah di kasihkan sama sekali, 2021 sampai2022_ 2023 ujarnya, dan cara pengambilannya pun masih di kolektif, baru tahun sekarang 2024. orang tua siswa mendapatkan buku tabungan, dan baru di bikinkan sekarang oleh pihak bank, buku tabungannya, ujarnya. menurut narasumber yang tidak ingin di sebutkan inisialnya, kepsek Smks Insan Karya Nusantara, kec Campakamulya,kab cianjur. Diduga sudah banyak menggelapkan dana PIP, di duga pada tahun 2021 siswa yang mendapatkan, dari nominal yang seharus nya mendapatkan dengan jumlah 900 ribu, dari global siswa pada tahun 2021, 158 org siswa/siswi, pada kenyataanya, cuman beberapa saja yang di bagikan/ di kasihkan, itu pun hanya sebagian, di duga kuat pada tahun 2022 siswa yang mendapatkan seharusnya 83 org, ternyata yang di bagikan hanya sebagian karna pengambilannya masih di kolektif. Dari global siswa 127, Pada tahun 2023 yang mendapatkan pip dengan jumlah 85 dari global siswa 129, hanya di kasihkan sebagian saja karna yang ngambil ke bank masih sama pihak sekolah, ada pun yang di kasihkan Uang pip tersebut tidak semua di berikan/ di sunat,”menurut pengakuan salah satu org tua siswa ujarnya, hasil investigasi wartawan kami di lapangan, setelah terbukti dari hasil, nomor induk siswa nasional (NISN). Banyak yang mendapatkan tapi tidak di bagian, pada kenyataannya tidak di kasihkan. “Itu pun setelah hasil, pendataan baru terbukti, selaku kepsek Tatep .di duga kuat banyak menggelapkan dana PIP” kec.campakamulya, kab. cianjur prov. jabar. apa kabar pada tahun,2020- 2021 dari global jumlah siswa siswa 127, pada tahun 2021, dari global siswa 158, “Pada Pasca covid hampir semua sekolah di bikin ajas manfaat karna di bikin momen oknum operator dan kepala sekolah, Atau dibikin ajas manfaat oknum kepsek

HDS/RP

bidikhukumnews.com