Truk Muatan Tanah Proyek Tol Bocimi Terguling di Jalan Alternatif Nagrak, Aktivitas Lalu Lintas Sempat Terhenti

Sukabumibidikhukumnews.com Sebuah truk bermuatan tanah dari proyek Tol Bocimi terguling di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di kawasan Kampung Gedung Bengkok, pada Minggu (26/10/25) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sempat menimbulkan kepanikan warga dan menyebabkan kerugian materi.

Menurut keterangan warga sekitar, truk tersebut melaju dari arah Nagrak menuju Jalan Raya Cibadak. Saat melintas di dekat area panti jompo, pengemudi truk diketahui membunyikan klakson secara terus-menerus. Warga yang berada di sekitar lokasi menyadari adanya tanda bahaya.

“Saya dengar klakson mobil truk dibunyikan terus. Karena saya juga sopir, saya tahu itu tandanya ada masalah, mungkin rem blong,” ujar salah satu saksi mata yang turut membantu di lokasi.

Ia menambahkan, dirinya langsung memberi isyarat kepada pengendara mobil L300 yang datang dari arah Cibadak agar berhenti. Namun karena panik, pengemudi L300 justru memundurkan kendaraannya dan menabrak pengendara motor di belakangnya.

Meski begitu, ketiga pengemudi—truk, mobil L300, dan sepeda motor—berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, truk bermuatan tanah menabrak pembatas tanah dan tiang listrik di depan pagar panti jompo hingga akhirnya terguling. Tanah dari bak truk pun tumpah menutupi sebagian badan jalan.

Akibat kejadian ini, aktivitas kendaraan di jalur alternatif Nagrak–Cibadak sempat terhenti beberapa jam. Sejumlah sopir angkutan umum dan ojek pangkalan di sekitar Kampung Gedung Bengkok pun terpaksa berhenti beroperasi sementara.

Pihak proyek Tol Bocimi bersama PT Waskita langsung menurunkan alat berat ekskavator untuk mengevakuasi material tanah yang tumpah. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran juga dikerahkan untuk membantu membersihkan jalan.

Dari pantauan di lapangan sekitar pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas di lokasi sudah mulai kembali normal. Truk yang terguling masih berada di pinggir jalan, namun posisinya telah diamankan agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Reporter : latief