Salurkan Bantuan Pangan Bersubsidi untuk 2.990 KK, Desa Batulawang Wujudkan Ketahanan Pangan di Tengah Tekanan Ekonomi
CIANJUR – bidikhukumnews.com Pemerintah Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, mulai menyalurkan bantuan pangan bersubsidi dari Kementerian Ketahanan Pangan Republik Indonesia. Sebanyak 2.990 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat menerima jatah beras sebesar 20 kilogram dan minyak goreng 4 kilogram per keluarga, yang merupakan alokasi kebutuhan pokok untuk bulan Februari dan maret 2026
Penyaluran yang berlangsung di Aula Desa Batulawang di mulai sejak Senin tanggal 6 april 2026 sampai dengan hari ini kamis 9 april 2026 berjalan tertib dan aman.Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok dan tekanan ekonomi yang masih dirasakan oleh sebagian besar warga.
Kepala Desa Batulawang, H. Nanang Rohendi, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya dari gejolak ekonomi. “Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi langkah cepat Kementerian Ketahanan Pangan. Bantuan ini bukan sekadar beras dan minyak, tetapi juga bentuk kepastian bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi kerasnya situasi ekonomi. 2.990 keluarga di desa kami saat ini bisa bernapas sedikit lebih lega,” ujarnya saat ditemui usai memantau langsung proses penyaluran.
H. Nanang Rohendi juga menambahkan bahwa pemerintah desa telah melakukan verifikasi data penerima secara cermat bekerja sama dengan RT dan RW setempat, sehingga penyaluran tepat sasaran. “Kami libatkan perangkat desa babinsa dan bhabinkamtibmas juga satlinmas dan para ketua RT/RW untuk memastikan antrean tertib, warga lanjut usia dan disabilitas mendapat prioritas, serta tidak terjadi kerumunan yang membahayakan kesehatan,” jelasnya.
Salah seorang penerima bantuan, Yayah (52), warga Kampung Batulawang, mengaku sangat terbantu. “Harga minyak goreng naik terus di pasar, kadang stok beras juga tipis. Dengan bantuan ini, alhamdulillah, kami bisa mengalihkan uang belanja untuk kebutuhan anak sekolah dan obat-obatan,” tuturnya dengan mata berbinar.
Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Batulawang, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran dibagi ke dalam beberapa gelombang untuk menghindari antrean panjang. “Setiap KK menerima kupon undangan sesuai jadwal. Hari ini kami targetkan +\-750 KK, yang di myali sejak hari senin lalu.Seluruh proses didokumentasikan secara transparan untuk kepentingan pelaporan dan audit,” paparnya.
Bantuan pangan bersubsidi ini merupakan bagian dari program nasional stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kementerian Ketahanan Pangan RI sebelumnya telah mengalokasikan cadangan beras dan minyak goreng untuk daerah-daerah rawan fluktuasi harga, termasuk wilayah Cipanas yang dikenal sebagai sentra pertanian sekaligus daerah konsumen dengan mobilitas ekonomi tinggi.
Pemerintah Desa Batulawang berkomitmen untuk terus memonitor kondisi ketahanan pangan warganya pasca-penyaluran,pungkas H. Nanang Rohendi
Dengan tertibnya penyaluran bantuan ini, Desa Batulawang menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di tingkat akar rumput. Warga berharap program serupa terus berlanjut, minimal hingga kondisi ekonomi benar-benar pulih.
Reporter: HDS/jib






