BIADAB! Predator Berkedok Kakak Ipar di Desa Malapo Tega ‘Gagahi’ Bocah 13 Tahun
Pria berinisial AP Di Desa Salah satu yang berada di Walea besar, akhirnya terbongkar! Di balik statusnya sebagai bagian dari keluarga, pria ini justru menjelma menjadi predator seksual yang tega menghancurkan masa depan adik iparnya sendiri. Korban, seorang bocah yang baru berusia 13 tahun, harus menanggung trauma mendalam akibat nafsu bejat pria yang seharusnya melindunginya.
Keji! Hubungan Darah Dikhianati Nafsu
nampaknya terlalu halus untuk menggambarkan aksi AP. Tanpa sedikit pun nurani, ia nekat melampiaskan syahwatnya kepada adik ipar nya sendiri yang masih di bawah umur.
Aksi menjijikkan ini sontak memicu gelombang kemarahan keluarga yang menuntut pelaku segera diseret ke ranah hukum. Polisi Bergerak Cepat Penjara Belasan Tahun Menanti Tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan seksual anak.
Anggota kepolisian Sektor walea Kepulauan langsung menuju TKP menjemput korban. Di bawa ke Ampana di dampingi oleh keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut di Polres Touna, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
“Proses hukum akan berjalan tegas. Pelaku terancam dijerat UU Perlindungan Anak dengan sanksi pidana berat yang menanti di depan mata!” tegas otoritas setempat. Pelaku kini terancam mendekam di penjara dalam waktu yang sangat lama sebagai tebusan atas tindakan biadabnya.
Masa Depan Korban Adalah Harga Mati
Saat ini, fokus utama bukan hanya menangkap pelaku, tapi juga memulihkan mental korban yang hancur. Tim pendampingan psikologis telah dikerahkan untuk mendampingi bocah malang tersebut keluar dari bayang-bayang trauma.
Masyarakat diingatkan keras untuk tidak menyebar identitas korban. Biarkan hukum bekerja, biarkan keadilan bicara, dan biarkan pelaku merasakan dinginnya sel tahanan akibat pengkhianatan paling keji terhadap nilai kekeluargaan ini.
Reporter: Kabiro Touna ( YN. Ladehu )







