Diduga CV Ciampea jaya main Mata Dengan Dinas PUPR ULP PPK Ispektorat Kabupaten Bogor

Bogor.Bidikhukum_ Miris pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sawah asep yang dikerjakan oleh cv ciampea jaya,pada tahun 2021dikeluhkan warga,pasalnya pekerjaan tersebut sekarang sudah ambruk lagi,

Menurut beberapa warga yang dekat dengan lokasi mengatakan minggu 29/10/2023 pekerjaan tpt ini dari awal juga kalau diperhatikan pengerjaannya tidak benar karna urugan memakai sampah daun, daun juga dimasukin padahal beban berat juga tpt ini sudah tiga kali perbaikan tetap saja sekarang ambruk lagi,apa lagi yang bagian depan ini karna tadinya banyak sampah dan tidak digali dulu dibuang sampah jadi sekarang ambruk,inimah bisa dibilang proyek asal jadi. Menurut warga.

Bergeser tim awak media menelusuri pekerjaan CV Ciampea Jaya ke wilayah Desa Pasir Buncir Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawabarat, dipembangunan tahun 2022 hal itupun sama dikeluhkan warga menurut warga yang ikut dalam proyek pekerjaan masih nunggak gaji,bahkan beres pekerjaan ditinggal begitu saja sampai bedengan yang ada dilokasi tidak dibongkar tidak dirapihkan lagi,yang diherankan warga kenapa cv ciampea dapat lagi proyek dilokasi yang sama tahun ini. Ucap warga.

Memantau proyek yang sekarang dilaksanakan oleh cv ciampea jaya yang bernilai fantastis,terkesan tak bertuan sebab dilokasi tak satupun yang bertanggung jawab, saat awak media menanyakan,plaksan kerja tidak ada, mandor di diproyek yang satu lagi, konsultan tidak ada menurut yang kerja, bagai mana kwalitas hasil kerja bisa maksimal, yang diharapkan warga.sedangkan pekerjaan tidak ada yang mengawasi.

Diana Papilaya Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia
( AWPI ) kabupaten bogor angkat bicara, ada apa dinas PUPR kabupaten bogor dengan CV Ciampea masih tetap bisa meloloskan thunder dari tahun ke tahun apa lagi dilokasi yang sama, jangan, jangan ada main mata, padahal sudah jelas bahwa proyek,proyek yang dikerjakan oleh CV Ciampea banyak bermasalah, kenapa tidak menjadi catatan, apakan PPK, ULP, PUPR,isfektorat,ada permainan dibawah meja,apa lagi hingga bisa meloloskan proyek diatas dua milyar yang dikerjakan bersebelahan tahun kemarin didesa pasir buncir,

Saya berharap pada dinas terkait agar turun kelapangan untuk mengcroscek dan memberi teguran atau tindakan karna ini uang negara yang harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, jangan sampai timbul kecurigaan dinas dengan Cv ciampea jaya bersekongkol meraup keuntungan mengorbankan kepentingan masyarakat.pungkas diana papilaya ketua AWPI.

( Nurman N ) tim bidik hukum

bidikhukumnews.com