DPRD Kabupaten Cianjur Dipadati Massa, Dukung MBG Sebagei Investigasi Generasi 

Cianjur – bidikhukumnews.com

Suasana di kawasan Jalan Siliwangi, Cianjur, berubah menjadi lautan putih pada Kamis (25/6/2026). Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cianjur Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, kemudian melanjutkan aksi longmarch menuju Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Berbeda dengan aksi demonstrasi pada umumnya yang bernada protes, gelombang massa kali ini justru hadir untuk memberikan dukungan penuh dan mengawal keberlanjutan program unggulan nasional tersebut.

Aksi yang berlangsung kondusif ini menjadi bukti nyata tingginya partisipasi publik dalam mengawal kebijakan pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tatar Gede.

Pantauan di lapangan, aksi yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini berjalan tertib. Ratusan peserta yang didominasi oleh elemen masyarakat sipil, tokoh pemuda, serta pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pangan, tampak khusyuk menyimak orasi.

Mereka dikawal ketat oleh personel gabungan dari Polres Cianjur, Kodim 0608, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang sigap melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di ruas jalan protokol.

Pengalihan arus kendaraan dilakukan secara bertahap, namun tidak menimbulkan gesekan sosial dengan pengguna jalan. Keamanan dan kenyamanan publik tetap menjadi prioritas utama di tengah gelombang aspirasi yang disampaikan.

 

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Dani Ramdani, menyampaikan deklarasi sikap yang menggema. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program MBG adalah harga mati bagi masa depan generasi Cianjur.

 

“Masyarakat sehat, generasi kuat, Indonesia hebat! Bersama kita dukung gizi berkualitas untuk semua. MBG berkelanjutan, Cianjur maju, bangsa sejahtera!” seru Dani di hadapan massa dan perwakilan aparat keamanan.

 

Lebih lanjut, Dani memaparkan bahwa program MBG telah menciptakan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) yang signifikan. Kehadiran program ini tidak hanya memperbaiki indeks gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menghidupkan roda ekonomi di tingkat lokal melalui pengelolaan dapur distribusi hingga penyerapan hasil pertanian petani setempat.

 

“Program ini telah membuka lapangan kerja baru. Dari sisi hulu hingga hilir, masyarakat merasakan manfaatnya. Kami datang ke sini bukan untuk menolak, tetapi untuk memastikan program ini terus bergulir dan tidak terhenti di tengah jalan,” papar nya.

 

Aksi massa yang membawa berkas tuntutan tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur, Drs. H. Ahmad Mutawali, M.Si. Dalam pertemuan yang berlangsung kantor Pemda, Mutawali menyampaikan apresiasi tinggi atas aspirasi yang disampaikan secara elegan dan tertib.

 

“Kami menerima dengan baik masukan dari Aliansi Masyarakat Cianjur Peduli MBG. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mengawal program-program pembangunan, khususnya yang menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia di Cianjur,” papar Amad Mutawali.

 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur telah berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat untuk memastikan alokasi anggaran yang berkelanjutan. Tidak hanya itu, pemda juga berkomitmen untuk peningkatan kapasitas penyelenggaraan MBG di tingkat kecamatan hingga desa, termasuk perbaikan mekanisme distribusi agar tepat sasaran dan tepat gizi.

 

“Kami membuka ruang partisipasi masyarakat untuk pengawasan. Program ini adalah komitmen bersama untuk melahirkan generasi emas Cianjur di masa depan,” Jelas nya.

(P.w)

IZIN DULU YAH!!!!!!