Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia 1447 H/2026 M Resmi Dimulai, Kuota 221.000 Jamaah

Jakartabidikhukumnews.com Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memulai operasional pemberangkatan jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sejak 22 April 2026. Proses keberangkatan berlangsung hingga 21 Mei 2026 dan dibagi ke dalam dua gelombang penerbangan.

Gelombang pertama berlangsung pada 22 April hingga 6 Mei 2026 dengan tujuan Madinah, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 7 hingga 21 Mei 2026 dengan tujuan Jeddah. Sebanyak 525 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan melalui 14 bandara embarkasi di seluruh Indonesia, menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Pemerintah menetapkan total kuota jemaah haji Indonesia tahun ini sebanyak 221.000 orang, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Tingginya minat masyarakat terlihat dari daftar tunggu yang mencapai sekitar 5,7 juta orang.

Selain itu, terdapat perhatian khusus terhadap jemaah risiko tinggi (risti), yang diperkirakan mencapai hampir 170 ribu orang dari total jemaah reguler. Pemerintah Indonesia bersama otoritas Arab Saudi juga menegaskan pentingnya penggunaan visa haji resmi guna menghindari sanksi selama pelaksanaan ibadah.

“Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, laa syarika lak.”

Pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Tojo Una-Una

Berdasarkan keterangan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, Hj. Zulaeha Jibran, jumlah awal jemaah calon haji dari daerah tersebut sebanyak 57 orang. Namun, satu orang atas nama Meli Rotinsulu mengundurkan diri karena faktor kesehatan.

Dengan demikian, total jemaah yang akan diberangkatkan berjumlah 56 orang, ditambah 1 petugas haji daerah dan 1 tenaga media, sehingga keseluruhan menjadi 58 orang.

Jemaah haji asal Tojo Una-Una dijadwalkan berangkat pada gelombang kedua, yakni antara 7 hingga 21 Mei 2026 melalui embarkasi Balikpapan.

Petugas Haji Daerah, H. Sudirman, S.Ag., M.Hi., menjelaskan bahwa rombongan gabungan Tojo Una-Una dan Kabupaten Sigi akan tergabung dalam Kloter 10, yang dijadwalkan berangkat pada 10 Mei 2026.

Sementara itu, petugas kesehatan dari Tojo Una-Una, dr. Farah Jamal Juraejo, akan bergabung dalam Kloter 12 bersama rombongan Palu dan Toli-Toli.

Catatan Tambahan

Sebagian jemaah tercatat dalam kategori lanjut usia serta memiliki kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah haji.

Pemerintah terus mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi regulasi, serta mengikuti seluruh rangkaian ibadah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Dengan dimulainya operasional haji tahun 2026 ini, diharapkan seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan memperoleh haji yang mabrur.

“Allahummaj’alha hajjan mabruran wa dzanban maghfuran wa ‘amalan shalihan maqbulan wa tijaratan lan tabur. Insya Allah.”

Reporter: YN. Ladehu
Editor: SR

bidikhukumnews.com