Sejumlah Supir Elf Pajampangan Menggelar Aksi Demo Di Kantor Dishub Kabupaten Sukabumi
Sukabumi-bidikhukumnews.com || Sejumlah supir Elf Pajampangan mengelar aksi di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi dengan tuntutan tindak tegas Taksi atau travel gelap yang tidak berizin, Senin, 03/02/2025.
” Masa aksi terus menyuarakan segera tindak tegas Taksi dan Travel gelap yang tidak berizin, Pihak Dishub meminta perwakilan dari masa aksi untuk masuk ke Aula untuk AUDENSI membahas apa yang menjadi tuntutan dari masa aksi.
,” Asep (43) dan Kakan (57) Supir Elf Asal Tegal Buleud mengungkapkan keluhannya kepada Awak Media,
Disela ngopi di warung samping Aula Dishub, atas resahnya keberadaan Taksi gelap dan Travel yang tidak berizin.
“keberadaan travel gelap sangat mengganggu menurut kami, karena berpengaruh pada pendapatan p
ara supir Elf,” Ungkap Asep.
Asep dan Kakan berharap pihak terkait segera bertindak, ditakutkan jika di biarkan akan terjadi bentrok antara supir Elf dan Supir travel gelap, maka dari itu pihak DISHUB harus segera bertindak atas apa yang kami keluhkan,” Harap mereka.
,” H.Isep Dadang Sukmana Ketua YFSBBP (Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan) Sekaligus Pengurus Elf Pajampangan yang mewakili masa aksi mengungkap kan, hasil dari AUDENSI bersama pihak DISHUB.
,” Saya minta ambil tindakan kepada taksi gelap, terkecuali di legalkan dengan kuota terbatas, silahkan saja bahkan dari pihak supir Elf minta agar taksi gelap juga segera di lakukan operasi oleh pemerintahan, kalau ini di biarkan terjadi bentrok saling senggol dan ugal-ugalan yang akan merugikan penumpang, tapi dari pihak DISHUB meminta waktu satu minggu untuk melakukan tindakan,” Tegas Isep.
,” Asep Somantri selaku kabid Lalin Dishub Kabupaten Sukabumi mengatakan pihaknya sudah mengambil tindakan dengan menggelar operasi di pintu exit toll parungkuda dan beberapa titik lainya namun ada, yang tidak ada mendapat kepuasan dari pihak Elf.
“Sebenar nya respon kami sudah melakukan tindakan, tapi mungkin tidak ada kepuasan, kami tidak bisa memutuskan sendiri tentu nya harus menunggu keputusan dari ke polisian untuk melaksanakan operasi, hasil dari AUDENSI tadi, kami meminta waktu seminggu untuk melakukan operasi dan sudah kami sampaikan ke SATLANTAS, kebetulan dari ke polisian nanti, hari minggu akan melaksanakan operasi keselamatan kemungkinan akan bersamaan dengan kami,” Tandas Kabid Lalin.
Ratusan Pihak Ke amanan dari Ke polisian dan TNI serta Pol PP turun berjaga-jaga untuk memantau jalannya Orasi, sehingga orasi berjalan aman damai tanpa ekses hingga selesai,” Pungkasnya.
Wartawan : ( Agus.s )







