Sinergi Pemkab dan Kementerian Imigrasi-Pas Perkuat Generasi Qur’ani
Kabupaten Tulang Bawang — bidikhukumnews.com
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat syiar Islam dan pembangunan karakter generasi muda melalui penyaluran hibah 12.000 mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah.
Kegiatan penyerahan hibah tersebut berlangsung di Rumah Dinas Jabatan Bupati Tulang Bawang, Jalan Lintas Timur, Menggala, Jumat (8/5/2026) pukul 15.00 WIB, dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, hingga pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Tulang Bawang.
Hadir dalam agenda tersebut Ketua MUI Kabupaten Tulang Bawang, para camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran Lembaga Pemasyarakatan melalui Mitra Pemasyarakatan, Hery Hadi.
Pj. Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi fondasi moral dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan berakhlak.
Dalam sambutannya, Bupati mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Muzzammil ayat 4 yang menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan tartil dan penuh penghayatan.
“Al-Qur’an adalah pelita kehidupan. Bantuan ini kami amanahkan agar dapat dimanfaatkan oleh para santri, remaja masjid, hingga para purna ASN sebagai bekal spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Qudrotul Ikhwan.
Ia juga berharap distribusi mushaf tersebut dapat memperluas literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Tulang Bawang.
Sementara itu, Hery Hadi selaku Mitra Pemasyarakatan menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Pemasyarakatan dalam kegiatan sosial-keagamaan merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan moral masyarakat sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
“Kami ingin memastikan syiar Islam terus berkembang di tengah masyarakat. Penguatan akhlak menjadi bagian penting dalam menciptakan ketertiban sosial dan kehidupan yang harmonis,” katanya.
Apresiasi atas bantuan tersebut juga datang dari kalangan pondok pesantren. Salah satu pengasuh pesantren di Tulang Bawang menyebut kebutuhan mushaf Al-Qur’an terus meningkat seiring bertambahnya jumlah santri.
“Bantuan ini sangat berarti bagi pesantren. Mushaf Al-Qur’an merupakan kebutuhan utama dalam proses pendidikan dan pembinaan santri,” ungkapnya.
Ketua MUI Kabupaten Tulang Bawang turut menyambut baik program tersebut dan berharap penyaluran mushaf diikuti dengan peningkatan pembelajaran Al-Qur’an di masjid, pesantren, dan lingkungan masyarakat.
Distribusi 12.000 mushaf Al-Qur’an itu nantinya akan menjangkau 15 kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang. Para camat menyatakan kesiapan untuk mengawal penyaluran hingga ke tingkat dusun agar bantuan diterima secara merata.
Bersama Ketua Pembina Yayasan Al-Fatihah, Bambang Eko Purnomo, seluruh pihak yang terlibat berkomitmen memastikan program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian, tokoh agama, dan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat nilai-nilai religius serta mencetak generasi muda yang berkarakter Qur’ani menuju Tulang Bawang yang religius dan bermartabat.
SR






