KOPERASI PRODUKSI KARYA PRIMA UNGGUL NASIONAL & PETERNAK RAKYAT SIAP SINERGI DENGAN PT BERDIKARI (PERSERO) — BERSatu MEWUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN DAN GIZI NASIONAL
9 SEPTEMBER 2026 — Koperasi Produksi Karya Prima Unggul Nasional (KPUN) menegaskan komitmen dan kesiapannya untuk berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menjamin ketersediaan pasokan daging ayam dan telur yang menjadi sumber protein utama masyarakat Indonesia. Langkah ini selaras dengan arahan Kementerian Pertanian serta visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas yang mandiri pangan dan bergizi seimbang.
SINERGI RAKYAT UNTUK KEDAULATAN PANGAN
Bersama para peternak nasional yang tersebar di berbagai daerah, KPUN menyatakan kesiapan penuh untuk bersatu bahu-membahu mendukung program pemerintah melalui kolaborasi strategis dengan PT Berdikari (Persero). Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pangan hewani agar tetap terjamin kecukupannya, terjangkau harganya, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Para peternak yang turut bersinergi antara lain: Harry Widiantoro, Nabil (Koperasi Peternak Unggas Nasional), serta para peternak mandiri dari berbagai wilayah di Indonesia. Semua bersatu dalam satu visi: memastikan pangan berkualitas tersedia untuk rakyat, dan kesejahteraan peternak rakyat terus meningkat.
MENGAPA KOLABORASI INI PENTING?
PT Berdikari (Persero) sebagai BUMN pangan memiliki mandat khusus untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional. Sementara itu, KPUN dan jaringan koperasi peternak lainnya memegang kunci produksi di tingkat akar rumput. Keduanya saling melengkapi:
“BUMN memiliki jangkauan dan jaminan pasar, sedangkan koperasi dan peternak rakyat memegang kendali produksi. Jika keduanya bersinergi dengan baik, rantai pasok menjadi efisien, peternak sejahtera, dan rakyat mendapat pangan terjangkau. Inilah kekuatan gotong royong yang sesungguhnya.”
Juru Bicara KPUN
USULAN KONKRET: MEMBANGUN SISTEM YANG KUAT DAN TERPADU
Agar kolaborasi berjalan optimal, KPUN menyampaikan sejumlah masukan strategis untuk penguatan ekosistem pangan nasional:
1. Pembangunan Fasilitas Cold Storage (Gudang Pendingin)
KPUN tidak sekadar berperan sebagai pemasok, melainkan sebagai agregator produksi peternak rakyat. Dengan adanya cold storage yang memadai, hasil produksi dapat disimpan dengan baik, didistribusikan tepat waktu, dan kualitasnya terjaga — sehingga tidak ada lagi kerugian akibat pembusukan atau tekanan harga saat panen melimpah.
2. Pengembangan Dashboard Pemantauan Pasokan dan Permintaan Terintegrasi
Data adalah kunci ketepatan. KPUN mengusulkan sistem informasi yang menampilkan data secara transparan dan real-time, baik di tingkat daerah maupun nasional. Sebagai contoh:
Tabel
Data Keterangan
Kebutuhan Mingguan 10.000 kg telur/minggu
Produksi KPUN & Mitra 12.000 kg
Stok Cold Storage 3.000 kg
Dalam Perjalanan 1.500 kg
Keseimbangan Terkendali
Dengan data yang akurat dan terintegrasi, perencanaan pasokan tidak lagi didasarkan pada perkiraan, melainkan fakta lapangan. Kelebihan pasokan di satu daerah dan kekurangan di daerah lain dapat diantisipasi sejak dini. Harga pun dapat dijaga kestabilannya demi kepentingan rakyat.
KOMITMEN BERSAMA
KPUN percaya bahwa kunci keberhasilan swasembada pangan tidak ada pada satu pihak saja, melainkan pada kemitraan yang saling menguatkan antara pemerintah, BUMN, dan koperasi peternak rakyat. Semangat ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian yang terus mendorong peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.
“Kami tidak menunggu diperintah. Kami bergerak karena sadar bahwa pangan adalah urat nadi bangsa. Bersama PT Berdikari (Persero), kami pastikan peternak rakyat tidak lagi berdiri sendiri, dan rakyat Indonesia tidak pernah kekurangan pangan yang berkualitas dan terjangkau. Demi Indonesia Emas, demi gizi anak bangsa.”
Pimpinan Koperasi Produksi Karya Prima Unggul Nasional
KEPADA PIHAK TERKAIT:
@KementerianPertanian @PTBerdikari_Persero @KementerianBUMN @BPK_RI @BPKP_RI @Ombudsman_RI @DPR_RI
Diterbitkan oleh:
Koperasi Produksi Karya Prima Unggul Nasional
Ditulis oleh: Kontributor KPUN — Nur.K
Kontak: 0818-966-240
Reporter: YN. Ladehu

